Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PMI Krisis Darah, Jam Pelayanan Buka sampai Pukul 21.00

Muhammad Hafied • Sabtu, 5 Agustus 2023 | 21:05 WIB

M Hafied/Radar Kebumen

 

AKSI SOSIAL : Masyarakat secara sukarela datang ke Kantor PMI Kebumen untuk donor darah.
AKSI SOSIAL : Masyarakat secara sukarela datang ke Kantor PMI Kebumen untuk donor darah.

 

 

RADAR JOGJA  - Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kebumen terus melakukan berbagai cara demi mencukup kebutuhan darah. Salah satunya dengan membuka layanan donor darah dalam gedung hingga malam.

Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto menyampaikan, layanan unit donor darah atau UDD dibuka pukul 07.30-21.00. Tujuannya memberi keleluasaan waktu bagi partisipan baru maupun yang rutin berdonor darah. Sebab, tidak dipungkiri sebagian partisipan adalah kalangan kantoran yang memiliki waktu terbatas. "Kami buat dua shift, tutup sampai 21.00. Lebih panjang waktunya. Bisa milih sendiri. Mau pagi sekalian atau selesai kerja," jelas Sabar, Jumat (4/8/2023).

Sabar menyebut, permintaan darah di Kebumen cukup tinggi. Setiap hari pihaknya rata-rata memenuhi permintaan 50-80 kantong darah. Jumlah tersebut, kata dia, tidak sebanding dengan penerimaan donor darah. "Untuk yang datang langsung ke kantor, paling ramai dapat 25 kantong. Tergantung momentum apa gitu," jelasnya.

Namun begitu, pihaknya terus mengintensifkan layanan luar gedung dengan mengandalkan mobil UDD. Kemudian, upaya rutin sosialisasi tentang pentingnya donor darah dengan menyasar berbagai kalangan masyarakat. "Kami punya tiga unit mobil buat donor darah. Hampir setiap hari muter. Ini aja baru keluar dapat 37 kantong," sebut Sabar.

Dia menerangkan, meski terkadang mengalami kekurangan stok darah, PMI tetap berupaya mencukupi kebutuhan masyarakat. Selama ini, permintaan dari rumah sakit paling banyak untuk golongan darah A, AB dan O. "Akumulasi penerimaan setiap bulan minimal 1.000 kantong darah. Tapi ya itu kurang. Maka, saya harap masyarakat ikut peduli. Mau donor darah," ujarnya.

Sementara itu, salah satu pendonor Muhyidin, 53, mengungkapkan, hampir setiap dua bulan sekali ia rutin datang ke Kantor PMI Kebumen untuk donor darah. Menurutnya, selain dapat membatu orang yang membutuhkan, donor darah tidak memberikan efek apapun bagi tubuh. Justru, dari kegiatan donor darah ia merasa lebih sehat. "Tidak ada ruginya, kita bisa tolong orang. Menolong tidak harus pakai uang, tapi pakai darah pun bisa. Habis donor badan kerasa enteng," ungkap warga Desa Klirong itu. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #PMI #darah #Donor