Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bank Jateng Borobudur Marathon 2022 

Editor News • Minggu, 13 November 2022 | 02:22 WIB
SEHAT : Puncak perlombaan Borobudur Marathon 2022 mulai digelar hari ini (12/11) hingga besok (13/11) dengan start di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur. (ISTIMEWA)
SEHAT : Puncak perlombaan Borobudur Marathon 2022 mulai digelar hari ini (12/11) hingga besok (13/11) dengan start di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur. (ISTIMEWA)
RADAR JOGJA - Puncak perlombaan Borobudur Marathon 2022 mulai digelar. Ajang olahraga bergengsi ini dihelat pada hari ini (12/11) hingga besok (13/11) dengan start di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur.

Ada tiga kategori yang dilombakan, yakni Elite Race dan Bank Jateng Young Talent pada hari ini (12/11). Juga Bank Jateng Tilik Candi yang dilaksanakan besok (13/11). Ajang ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian, pariwisata, dan budaya.

Elite Race merupakan perlombaan lari marathon secara penuh dengan jarak 42,195 kilometer. Yang mana diikuti oleh 35 pelari profesional di seluruh Indonesia. Elite race men mulai start pukul 05.00, diikuti 24 pelari. Selang 10 menit, barulah kategori women, yang diikuti 11 pelari.

Sementara Bank Jateng Young Talent menjadi lomba lari bagi para pelari muda berusia 15-18 tahun, dengan jarak 10 kilometer. Diikuti oleh 29 pelari. Laga ini menjadi kategori baru sebagai wadah kaderisasi para atlet muda bertalenta.

Para pelari tersebut berhasil lolos seleksi administrasi hingga benar-benar layak mengikuti ajang tersebut. Namun, menjelang laga, ada dua pelari kategori Elite Race yang gagal mengikuti laga lantaran dinyatakan positif Covid-19. Begitu pula dengan kategori Young Talent, ada satu pelari yang positif. Sehingga ketiganya menjalani isolasi mandiri.

Para atlet sudah berada di garis start sebelum bertanding. Bahkan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta istri turut menyaksikan kemeriahan event Borobudur Marathon 2022. Juga ikut melepas para pelari untuk menyusuri rute yang ditetapkan.

Sebelum melepas mereka, Ganjar sempat menjanjikan hadiah tambahan sebesar Rp 50 juta bagi peserta Elite Race yang mampu memecahkan rekor nasional lari marathon. Yang mana dipegang oleh Agus Prayogo dengan catatan waktu 2 jam 32 menit. Untuk peserta Young Talent, yang berhasil menduduki podium 1, 2, dan 3 akan mendapat tambahan tabungan sebesar Rp 2 juta.

Ganjar terus menyemangati para pelari agar tidak mudah menyerah. "Harapannya, satu, rekornya pecah. Kedua, atlet-atlet makin semangat karena hari ini (Borobudur Marathon) bisa diselenggarakan lebih banyak peserta," bebernya.

Terlebih, sekarang ini sudah ada atlet-atlet muda yang bebarengan dengan para elite runner. Dengan begitu, dia berharap, ajang ini dapat melahirkan pelari baru yang masih muda dan bersemangat. Sehingga mereka memiliki motivasi yang kuat untuk menjadi atlet yang hebat. Sayangnya, kata dia, event ini belum bisa menghadirkan pelari internasional lantaran masih pandemi.

Selain mengikuti kompetisi lari, kehadiran mereka juga akan memberikan dampak positif kepada sektor pariwisata. Termasuk tempat penginapan atau homestay di kawasan Borobudur. "Mudah-mudahan mulai bergeliat. Karena besok cukup banyak. Itupun dibatasi, kalau tidak, bisa njebluk. Kita memancing agar event ini bisa menggeliatkan ekonomi," kelakarnya.

Panitia penyelenggara Adi Prinantyo mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan fasilitas dan infrastruktur terbaik agar para pelari memperoleh catatan waktu terbaik. Dengan adanya kategori baru, yakni Young Talent, tentu menjadi upaya untuk kaderisasi sekaligus representasi pelari jarak jauh level nasional.

Kendati masih terbilang baru, para pelari muda tersebut cepat menyesuaikan diri meski belum terbiasa dengan rute yang ada. Namun, ketika mereka sudah mencapai garis finish, hal itu menjadi poin yang bagus dan patut disyukuri.

Kendati demikian, untuk ke depan, harapannya mereka bisa memperbaiki catatan waktu yang sudah diperoleh. "Lari jarak jauh perlu strategi. Sepanjang berlari, di kilometer mana mereka harus mempercepat atau konsisten," kata Adi.

Dia juga membenarkan jika ada dua pelari kategori Elite Race dan satu pelari Young Talent yang tidak bisa mengikuti perlombaan. Karena seharusnya, ada 37 pelari profesional dan 30 pelari muda.

Peraih juara pertama kategori Elite Race Nurshodiq mengaku, banyak temannya yang masih ragu saat hendak melewati rute tanjakan. Sehingga untuk mengejar rekot waktu nasional itu, kata dia, masih susah. Apalagi dengan cuaca yang agak terik. Bahkan, pada kilometer 33, dia hampir mengalami kram di bagian kaki. Tapi, bisa diatasi.

Dia menambahkan, ada beberapa catatan yang bisa menjadi perbaikan. Termasuk memperbanyak pos minum. "Kalau rute, aman, tidak ada tantangan terberat. Hanya saja, ada warga di pinggir jalan yang merokok, asapnya bikin kurang nyaman," bebernya.

Sementara itu, Pretty Sihite menuturkan, pagelaran Borobudur Marathon tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Untuk rute menantang, dia menilai, ada di kilometer 32. Yang terpenting, setiap pelari harus memiliki strategi untuk menaklukkan rute tanjakan atau turunan. "Motivasi saya, kalau sudah berdiri di garis start, harus memberikan yang terbaik untuk diri sendiri," jelasnya.

Peserta lari kategori Young Talent Efrianto Saputra, asal Bangka Belitung ini mendapat kado di hari ulang tahunnya yang ke-18. Lantaran berhasil menyabet juara dua. Atas prestasinya, dia mendapat hadiah uang tunai Rp 4 juta dan tabungan pelajar sebesar Rp 2 juta.

Borobudur Marathon ini menjadi pengalaman pertama baginya. Terlebih, rute untuk kategori tersebut berada di kompleks Candi Borobudur. Padahal, rute yang biasa dia ikuti kebanyakan lurus. Tapi, kali ini mengelilingi kompleks candi sebanyak tiga kali. Dengan keterbatasannya, yakni mata minus tidak menjadi penghalang baginya. "Sudah terbiasa pakai kacamata. Senang (bisa juara)," ujarnya semringah.

Perlu diketahui, juara pertama putra kategori Elite Race Borobudur Marathon 2022 diraih oleh Nurshodiq dengan catatan waktu 2 jam 38 menit 5 detik. Kedua, Irmansah dalam waktu 2 jam 39 menit 58 detik. Juara ketiga Musa dengan 2 jam 40 menit 34 detik.

Kemudian, juara pertama putri Pretty Sihite sampai di garis finish dalam kurun waktu 3 jam 10 menit 44 detik. Juara dua Yulianti Utari dengan waktu 3 jam 15 menit 42 detik. Lalu, juara tiga Trianingsih dengan catatan waktu 3 jam 17 menit 21 detik. Artinya, mereka belum bisa mengalahkan rekor waktu nasional.

Selanjutnya, juara pertama putra kategori Bank Jateng Young Talent yakni Fadhil Aulia Mufti dengan waktu 34 menit 2 detik. Juara dua diraih Efrianto Saputra dengan 34 menit 42 detik. Juara tiga yakni Muhammad Iqra Syahputra pada 35 menit 1 detik.

Sementara juara pertama putri adalah Nur Aslamiyah Irja Pasa dengan catatan waktu 46 menit 54 detik. Posisi kedua diraih oleh Azziyati Dina Amalia dengan waktu 47 menit 51 detik. Juara ketiga adalah Naqita Yuniar Kurniasari dengan catatan waktu 51 menit 19 detik. (Vis/aya/dwi) Editor : Editor News
#Bank Jateng Borobudur Marathon #Bank Jateng #Borobudur Maraton 2022