Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Serangan ke Pulau Kharg Memanaskan Konflik AS Vs- Iran di Selat Hormuz

Magang Radar Jogja • Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:20 WIB

Konflik Geopolitik AS dan Iran yang semakin memanas. AS pun serang Pulau Kharg, Iran.
Konflik Geopolitik AS dan Iran yang semakin memanas. AS pun serang Pulau Kharg, Iran.

RADAR JOGJA - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Pulau Kharg, Iran.

Presiden AS Donald Trump, mengklaim operasi militer tersebut sebagai salah satu serangan paling kuat yang pernah dilakukan di kawasan tersebut.

Dalam pernyataannya, Trump mengatakan pasukan AS berhasil menghancurkan berbagai target militer di pulau strategis tersebut.

Ia menyebut serangan itu sebagai operasi besar yang menargetkan fasilitas militer Iran di kawasan yang selama ini dikenal sebagai pusat ekspor minyak negara tersebut.

“Pasukan kami telah menghancurkan setiap target militer di Pulau Kharg,” ujar Trump dalam pernyataannya dikutip dari AP News.

Ia juga menambahkan bahwa serangan tersebut merupakan salah satu pemboman paling kuat dalam sejarah konflik di Timur Tengah.

Pulau Kharg sendiri memiliki posisi yang sangat strategis bagi Iran.

Pulau yang terletak sekitar 30 kilometer dari daratan utama Iran itu merupakan pusat ekspor minyak utama negara tersebut.

Sekitar 90 persen pengiriman minyak mentah Iran dilaporkan melalui fasilitas di pulau tersebut.

Meski demikian, pemerintah AS menyebut serangan tersebut tidak menyasar infrastruktur minyak secara langsung.

Trump mengatakan fasilitas energi di pulau tersebut sengaja tidak dihancurkan, meski ia memberi peringatan keras kepada Iran terkait keamanan jalur pelayaran internasional.

Trump menegaskan bahwa keputusan tersebut bisa berubah jika Iran mencoba mengganggu jalur perdagangan minyak dunia di Selat Hormuz.

Jalur laut ini merupakan salah satu rute energi paling vital bagi perdagangan global.

Di sisi lain, Iran merespons serangan tersebut dengan keras.

Pihak militer Iran mengancam akan menyerang infrastruktur energi yang terkait dengan Amerika Serikat jika fasilitas minyak di Pulau Kharg ikut menjadi target berikutnya.

Ketegangan ini menambah kekhawatiran dunia terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Teluk Persia.

Serangan di Pulau Kharg menjadi bagian dari konflik yang lebih besar antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026.

Sejak saat itu, berbagai serangan militer dan balasan terjadi di beberapa wilayah Timur Tengah, termasuk di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan energi dunia.

Situasi ini membuat komunitas internasional terus memantau perkembangan konflik dengan cermat.

Selain berpotensi memicu ketegangan militer yang lebih luas, gangguan di wilayah tersebut juga dapat berdampak pada stabilitas pasokan energi dan harga minyak global. (Lintang Perdana Shynatrya)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pusat ekspor minyak negara #ketegangan geopolitik #donald trump #Konflik AS Israel vs Iran #Militer #selat hormuz #serangan #Pulau Kharg #as #iran