RADAR JOGJA - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung memastikan negaranya akan terus bersinergi dengan Amerika Serikat di panggung internasional, namun tanpa mengabaikan relasi dengan China.
Dalam wawancara dengan majalah Time yang terbit Kamis (18/9/2025), Lee menyebut Seoul dan Washington akan sejalan dalam isu keamanan global dan rantai pasokan.
Meski begitu, ia menegaskan hubungan baik dengan Beijing tetap dijaga.
Menurutnya, mempererat hubungan dengan AS justru memberi posisi strategis bagi Korea Selatan sebagai jembatan kerja sama di kawasan.
Lee juga menilai stabilitas politik dalam negeri menjadi capaian terbesar pemerintahannya sejauh ini.
Ia menekankan pentingnya mengembalikan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas peluang bagi masyarakat.
Terkait negosiasi perdagangan dengan AS, Lee mengkritik syarat yang dinilai terlalu ketat.
Ia menekankan perlunya opsi alternatif yang lebih rasional.
Menjawab pertanyaan soal kemungkinan Donald Trump direkomendasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian karena perannya memperbaiki hubungan dengan Korea Utara, Lee mengatakan, tidak ada orang lain yang lebih pantas jika memang ada kemajuan nyata dalam hal itu. (Arsy Apeiliany Munawaroh)
Editor : Meitika Candra Lantiva