RADAR JOGJA – Gunung berapi di Islandia memuntahan lava pijar setelah tidak aktif selama 800 tahun.
Lava yang telah bercampur dengan material lain di sekitar kawah gunung api memengaruhi aktivitas disekitarnya.
Menurut Kantor Meteorologi Islandia, Gunung berapi di semenanjung Reykjanes di Islandia barat daya itu mulai meletus di Sundhnukar pada Rabu (20/11/2024) malam, dan an mencapai puncaknya sekitar pukul 2 pagi waktu setempat pada Kamis (21/11/2024).
Letusan itu telah memicu evakuasi di Blue Lagoon yang menjadi tujuan wisata ikonik, dan kota Grindavik di dekatnya.
Gunung berapi di Islandia Barat merupakan gunung berapi dengan aktivitas retakan, yang melibatkan bumi yang ditarik terpisah ke dua arah berbeda melalui Mid-Atlantic Ridge.
Thomas Algeo, seorang profesor ilmu bumi di Universitas Cincinnati, mengatakan kepada ABC News.
Menurutnya gaya letusan ini tidak berbahaya, karena sebagian besar aktivitasnya melibatkan aliran lava basaltik yang bergerak lambat.
"Itu adalah gaya aktivitas gunung berapi yang efusif, mengalir pelan, tidak meletus dengan hebat, seperti yang terjadi pada sistem gunung berapi di zona subduksi," Jelas Algeo.
Jenis letusan ini merupakan pemandangan yang "spektakuler", karena begitu retakan terbuka, sejumlah besar magma keluar, kata Tobias Fischer, direktur Laboratorium Volatil di Universitas New Mexico, dikutip dari ABC News.
Aktivitas letusan tersebut "khas" untuk jenis sistem ini, kata Shawn Willsey, seorang profesor geologi di College of Southern Idaho yang telah melakukan tur streaming langsung menggunakan drone di atas aliran lava di YouTube.
Willsey mengatakan, begitu lava meletus, tekanan berkurang dan magma mulai mengisi zona penyimpanan dangkal di bawahnya dan memberi tekanan ulang pada sistem dan menyiapkan panggung untuk letusan berikutnya.
"Diketahui bahwa wilayah ini mengalami episode-episode ketika terjadi banyak letusan," kata Fischer, yang telah menerbangkan drone ke awan gas letusan untuk mengumpulkan sampel dan menganalisis komposisi karbon untuk penelitiannya.
Pada Kamis sore, lahar telah mencapai tempat parkir Blue Lagoon dan membakar sebuah gedung layanan, The Associated Press melaporkan.
Tidak ada bahaya bagi daerah tersebut, dan penerbangan dari Bandara Internasional Keflavik tidak terpengaruh, menurut badan perlindungan sipil.
Gas yang dikeluarkan dari letusan diperkirakan bergerak ke selatan dan ke laut, menurut pejabat darurat.
Algeo mengatakan Islandia dikenal sebagai "titik panas" untuk aktivitas gunung berapi.
Ada 32 sistem gunung berapi aktif di wilayah ini yang tersebar di tiga zona retakan yang membentang ke utara, selatan, dan barat yang merupakan bagian dari Mid-Atlantic Ridge, rangkaian pegunungan yang sebagian besar membentang di tengah Samudra Atlantik.
"Namun di Islandia, jajaran gunung itu muncul di atas lautan tertentu karena produksi magma yang sangat tinggi di area itu," kata Algeo. (Yasminun Ardine Issudibyo)
Editor : Meitika Candra Lantiva