RADAR JOGJA - Topan Kong-rey merupakan topan terbesar yang mendarat di Taiwan bagian timur dan bergerak ke laut pada malam hari pada Kamis (31/10/2024).
Pusat badai terletak 110 kilometer di sebelah timur Tanung Eluanbi, wilayah paling selatan Taiwan, dan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 28 kilometer per jam.
Menurut CWA (Clean Water Act), badai tersebut membawa angin kencang sebesar 184 kilometer per jam dengan hembusan angin hingga 227 kilometer per jam.
Pada konferensi pers yang dilaksanakan Kamis pagi, peramal cuaca CWA yakni Cu Mei Lin mengatakan Kong-rey bergerak sangat cepat, dan diperkirakan akan mencapai daratan pada Kamis Sore.
CWA telah meramalkan hujan yang sangat lebat di Taiwan timur dan utara pada hari Kamis, yang berarti total curah hujan dapat melebihi 200 milimeter dalam periode 24 jam atau 100 mm dalam 3 jam.
Chu mengatakan bahwa daerah pegunungan di Yilan dan Hualien di timur bisa mengalami tingkat curah hujan yang lebih tinggi.
Mengenai angin, Chu mengatakan hembusan hingga level 17 pada skala Beaufort (di atas 200 km/jam) telah terukur di Pulau Orchid, di lepas pantai tenggara Taiwan.
Sementara itu, penerbangan domestik di sekitar Taiwan, kecuali dari Kepulauan Matsu akan secara bertahap kembali beroperasi pada hari Jumat (1/11/2014).
Topan Kong-rey mulai sedikit melemah dan diikuti dengan peningkatan curah hujan di Taiwan bagian barat pada Kamis malam (31/10/2024).
Menurut CWA, topan tersebut kemungkinan akan menjadi badai tropis pada hari Jumat, dan wilayah Taiwan diperkirakan akan sepenuhnya berada di luar lingkaran badai tersebut.
Walaupun akan terjadi hujan lebat, pihak berwenang di 22 kota dan kabupaten di Taiwan mengumumkan bahwa sekolah dan tempar kerja akan dibuka kembali di beberapa distrik pada Jumat ini. (Yasminun Ardine Issudibyo)
Editor : Meitika Candra Lantiva