Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Lebanon: Menlu Retno Marsudi Desak DK PBB Bertindak untuk Hentikan!

Izzatul Akmal Fikri • Rabu, 25 September 2024 | 18:10 WIB
Menlu RI, Retno Marsudi.
Menlu RI, Retno Marsudi.

RADAR JOGJA - Pemerintah Indonesia secara tegas mengecam keras serangan intensif yang dilakukan oleh Israel terhadap Lebanon, yang telah menyebabkan ratusan korban jiwa dan melukai ribuan orang.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan, tindakan Israel ini hanya memperburuk ketegangan yang sudah memanas di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataannya pada Rabu (25/9/2024), Retno menekankan serangan tersebut tidak hanya mengakibatkan korban jiwa yang signifikan, termasuk di antaranya 50 anak-anak, tetapi juga semakin mengeskalasi situasi yang sebelumnya sudah kritis akibat agresi Israel di Gaza yang telah berlangsung hampir satu tahun.

Menurut Retno, tindakan kekerasan dan agresi seperti ini tidak bisa dibiarkan menjadi sebuah ‘new normal’ yang diterima begitu saja oleh masyarakat internasional.

Pernyataan tersebut ia sampaikan di sela-sela pertemuan Sidang Majelis Umum PBB di New York.

Indonesia mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk segera mengambil tindakan tegas guna meredakan ketegangan di Timur Tengah dan menghentikan kekerasan yang terus berlangsung.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga meminta agar keselamatan personel UNIFIL, termasuk 1.232 pasukan penjaga perdamaian asal Indonesia, tetap dijaga dan dihormati di Lebanon.

Lebih lanjut, Retno menyatakan bahwa pemerintah terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Lebanon.

Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah evakuasi untuk mengantisipasi situasi darurat di wilayah tersebut.

WNI Dilarang ke 4 Negara
Kementerian Luar Negeri RI juga mengeluarkan larangan sementara bagi WNI untuk melakukan perjalanan ke empat negara, menyusul semakin tegangnya perang antara Israel dan milisi Hizbullah di Lebanon.

Negara-negara tersebut adalah Lebanon, Iran, Israel, dan Palestina. Kemlu meminta WNI untuk menunda perjalanan mereka ke negara-negara tersebut hingga situasi di kawasan dianggap aman kembali.

Selain itu, WNI yang masih berada di negara-negara tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjauhi daerah rawan, dan membatasi perjalanan yang tidak mendesak.

KBRI Beirut telah meningkatkan status siaga menjadi Siaga 1 sejak Agustus 2024, untuk seluruh wilayah Lebanon, setelah sebelumnya status tersebut hanya berlaku di wilayah Lebanon selatan sejak Oktober 2023.

Seruan ini dikeluarkan di tengah serangan rudal yang terus dilancarkan Israel ke Lebanon. Berdasarkan laporan Al Jazeera, militer Israel telah melancarkan sekitar 1.600 serangan ke wilayah Lebanon.

Dalam dua hari terakhir, serangan yang diluncurkan Israel telah menewaskan hampir 558 orang, dengan ribuan lainnya mengalami luka-luka, menambah panjang daftar korban dalam konflik yang semakin meluas ini.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Kecam #majelis umum PBB #gaza #serangan israel #Indonesia Kecam Serangan Israel ke Lebanon #Agresi Israel #menlu retno marsudi #militer israel #hizbullah #dk pbb #pemerintah indonesia