Kebijakan ini memberikan insentif sebesar Rp1,2 miliar bagi pegawai perempuan yang melahirkan anak pertama.
Perusahaan tersebut merupakan perusahaan konstruksi bernama Booyoung Group, program insentif ini telah ditawarkan sejak tahun 2021.
Total dana tunai sekitar Rp 7 miliar telah dibayarkan untuk peluncuran 70 bayi karyawan perusahaan.
Bagi perusahaan, hal ini merupakan kontribusi terhadap peningkatan angka kelahiran di Korea.
Seperti diketahui Korea diperkirakan akan mengalami krisis kepunahan dalam 20 tahun ke depan. Hal ini juga disebabkan oleh beban keuangan.
Tidak hanya itu, perusahaan juga berjanji akan mengizinkan pekerja dengan lebih dari 3 anak untuk memilih tarif preferensial, mulai dari 300 juta won atau sebesar perusahaan persewaan jangka panjang.
Editor : Bahana.