RADAR JOGJA - Sebuah video mengerikan telah menjadi viral, memperlihatkan momen dramatis ketika sebuah jet pribadi mengalami kecelakaan dan menabrak jalan raya di Florida.
Kecelakaan tersebut menewaskan kedua pilotnya dan menyebabkan dua penumpang dan seorang pramugari melarikan diri dari reruntuhan pesawat yang terbakar.
Menurut laporan dari NY Post pada Kamis (15/2), kecelakaan ini terjadi pada Jumat (9/2) sekitar pukul 15.15 waktu setempat di Interstate 75, ketika pesawat Bombardier Challenger 600 berusaha mendarat di bandara Naples.
Video dari dashcam merekam momen ketika pesawat itu turun dengan cepat di atas jalan raya, sementara mobil-mobil terus melaju di arah yang sama.
Pesawat tersebut kemudian menabrak jalan dan meledak menjadi bola api, menciptakan adegan yang mengerikan.
Pengemudi truk di Miami, Alfonso del Nodal, yang merekam kejadian tersebut dengan kamera dasbor mobilnya, menggambarkan momen mengerikan itu, "Saya bertanya-tanya, 'Apa itu?' Kemudian saya menyadari bahwa itu adalah pesawat yang turun, dan kemudian dalam hitungan detik, pesawat itu jatuh."
Alfonso del Nodal berusaha menolong, namun sebuah ledakan besar terjadi, mengingatkannya pada peristiwa 9/11.
"Kemudian kami mendengar, 'Bam! Bam!' dan saya melihat tiga orang keluar," katanya.
Kedua pilot yang tewas dalam kecelakaan tersebut diidentifikasi sebagai Kapten Edward Daniel Murphy berusia 50 tahun dan co-pilot Frederick Hoffman berusia 65 tahun, menurut pernyataan kepolisian Collier County.
Sementara itu, pramugari Sydney Ann Bosmans (23 tahun) dan dua penumpang, Aaron Baker (35 tahun) dan Audra Green (23 tahun), berhasil melarikan diri dari pesawat yang terbakar.
Mereka langsung dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan atas luka-luka mereka. Namun, kondisi mereka saat ini belum diketahui.
Dalam rekaman audio yang mengerikan, Kapten Edward Daniel Murphy memberi tahu pengawas bandara tentang kerusakan mesin hanya beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi.
Seorang pengendara motor, Kyle Cavaliere, bahkan berteriak kepada para korban untuk melihat apakah ada yang masih berada di dalam pesawat.
"Pesawat Hop-A-Jet 823, kehilangan kedua mesinnya, darurat. Saya melakukan pendaratan darurat. Kami bisa mendarat dengan aman, namun kami tidak bisa mendarat di landasan pacu. Kedua mesin kami rusak," ujar Murphy.
Saksi mata menyebutkan bahwa sayap pesawat itu menimpa sebuah mobil, menyeretnya, dan akhirnya menghantam tembok di jalan raya.
Pesawat, yang lepas landas dari bandara di Ohio State University di Columbus, Ohio, dijadwalkan untuk mendarat di Naples ketika Murphy memberi tahu pengawas bandara tentang keadaan darurat.
Seorang perwakilan dari Ohio State University menyatakan bahwa pesawat tersebut tidak berafiliasi dengan universitas, dan mereka tidak memiliki informasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.
Pesawat seharusnya terbang kembali ke Fort Lauderdale pada Jumat sore waktu setempat.
Editor : Bahana.