TANJUNGBALAI – Dugaan tindak kekerasan seksual terhadap seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, terungkap setelah korban tidak mengikuti ujian sekolah selama sekitar dua pekan. Kasus yang diduga melibatkan seorang guru perempuan berstatus aparatur sipil negara (PNS) bersama suaminya itu kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kasus tersebut mulai terungkap ketika pihak sekolah mendatangi rumah korban untuk mengantarkan lembar soal ujian. Korban diketahui tidak hadir mengikuti ujian dalam beberapa hari terakhir.
Saat itu, ibu angkat korban menyampaikan kepada pihak sekolah bahwa anak tersebut sedang sakit dan telah menjalani pemeriksaan.
Namun, dalam proses pemeriksaan itulah korban diduga mengungkap telah mengalami kekerasan seksual. Korban juga mengaku sempat dibawa oleh seorang guru perempuan ke rumah suaminya.
Keterangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi keluarga untuk melaporkan dugaan tindak pidana tersebut kepada aparat kepolisian.
Baca Juga: Tak Masuk Sekolah Saat Ujian, Guru PNS Bawa Murid SD Laki-laki Diduga untuk Dicabuli Suami Terungkap
Korban Merupakan Anak Yatim Piatu
Korban diketahui merupakan seorang anak laki-laki yatim piatu yang tinggal bersama ibu angkatnya di Kota Tanjungbalai.
Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan peristiwa itu terjadi di sebuah rumah di kawasan Jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, pada 7 Mei 2026.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kronologi kejadian serta mengumpulkan alat bukti dan keterangan para saksi.
Video Penangkapan Beredar
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah video yang memperlihatkan proses pengamanan pasangan suami istri yang diduga terlibat beredar luas di media sosial.
Pada Kamis (23/7), sejumlah warga mendatangi rumah pasangan tersebut. Massa meminta aparat kepolisian mengusut tuntas perkara dan memproses para terduga pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Untuk mengantisipasi aksi main hakim sendiri, petugas kepolisian kemudian mengamankan pasangan tersebut menggunakan kendaraan patroli.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Baca Juga: Sekolah Negeri Kekurangan Murid, Mutu dan Distribusi Harus Dievaluasi
Hingga berita ini ditulis, Polres Tanjungbalai masih menangani perkara tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai status hukum para terduga maupun hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.
Polisi juga belum menyampaikan secara rinci perkembangan penyidikan karena proses hukum masih berlangsung.
Editor : Bahana.