GUNUNGKIDUL - Dua warga negara asing (WNA) diduga menggondol uang jutaan rupiah dari warung dan bengkel di Padukuhan Kasihan, Kalurahan Balong, Kapanewon Girisubo, Kamis (14/5/2026).
Pelaku menjalankan aksinya dengan modus menukar uang sambil mengalihkan perhatian penjaga warung. Polisi kini memburu pelaku dan mendalami kemungkinan aksi serupa di wilayah lain di Gunungkidul.
Kapolsek Girisubo Agus Supriyanta mengatakan, telah menindaklanjuti peristiwa itu setelah mendapat laporan langsung dari korban.
“Kami sudah melakukan pengecekan lokasi dan meminta keterangan saksi-saksi. Modus pelaku dengan menukar uang lalu mengalihkan perhatian penjaga warung,” katanya saat dihubungi, Jumat (15/5/2026).
Baca Juga: Darurat Miras, AMM dan GMNU Kulon Progo Bersatu Mendesak Pelarangan Total
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 Kamis (14/5/2026). Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dua pelaku yang terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan datang ke warung dengan berpura-pura menukar uang pecahan Rp 100 ribu menjadi dua lembar Rp 50 ribu.
Saat salah satu pelaku berbicara dengan penjaga warung, pelaku lain diduga memanfaatkan situasi untuk mengambil uang tunai yang berada di dalam warung.
Tak hanya di warung, pelaku juga diduga mengambil uang tunai di bengkel yang berada di samping toko. Ia merinci, uang yang diambil dari warung sebesar Rp 4 dan Rp 200 ribu dari bengkel.
Baca Juga: Pencairan UGR Tol Jogja-YIA di Kulon Progo Jadi Magnet Sales Kendaraan Hingga Agen Properti
“Bengkelnya juga berada di sebelah warung. Ada satu pelaku yang mengalihkan perhatian, lalu pelaku lain mengambil uang di warung,” ujarnya.
Usai beraksi, kedua WNA tersebut langsung meninggalkan lokasi. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Girisubo. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.
Agus menyebut, pihaknya masih mendalami kemungkinan kedua pelaku juga menjalankan aksi serupa di wilayah lain di Gunungkidul.
“Ada kemungkinan mereka juga beraksi di wilayah Wonosari, Karangmojo dan Girisubo. Ini masih kami dalami,” imbuhnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul Yahya Murray mengatakan, kasus tersebut kini dalam penanganan kepolisian. Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap orang yang baru dikenal dan melakukan aktivitas mencurigakan.
Mengingat Gunungkidul menjadi salah satu tujuan wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan segera melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan,” tandasnya. (bas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita