Pelaku akhirnya tersungkur dan diamankan warga sebelum diserahkan ke polisi.
Kota Yogyakarta kembali dihebohkan kasus jambret yang berujung aksi kejar-kejaran dramatis.
Seorang mahasiswi berusia 21 tahun asal Kendal, Jawa Tengah, menjadi korban penjambretan saat sedang berkendara motor di Jalan Menteri Supeno, Kecamatan Umbulharjo, pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Menurut informasi yang beredar luas di media sosial, termasuk akun Instagram
@jogjastudent, korban awalnya meletakkan ponsel di dashboard motornya.
Pelaku yang mengendarai motor lain memepet dari samping dan langsung merampas ponsel tersebut.
Tak terima, mahasiswi tersebut langsung mengejar pelaku sambil berteriak minta tolong.
Kejar-kejaran berlangsung hingga sekitar area SD Muhammadiyah Pakel.
Di lokasi itu, korban nekat menabrakkan motornya ke motor pelaku hingga pelaku terjatuh dan tersungkur di jalan.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung turun tangan membantu mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa ponsel korban.
Pelaku kemudian diserahkan ke Polresta Yogyakarta untuk diproses hukum lebih lanjut.
Polresta Yogyakarta mengonfirmasi korban dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka serius.
Sementara pelaku kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Jogja.
Aksi keberanian korban menuai apresiasi besar dari warganet.
Banyak netizen yang memberikan dukungan dengan komentar seperti “PUAS banget!”, “Moga mbaknya ga jadi tersangka ya”, hingga harapan agar korban tidak dikriminalisasi karena membela diri.
Kasus ini juga memicu diskusi publik soal maraknya aksi jambret di kawasan pelajar Yogyakarta, terutama di sekitar Karangmalang dan Umbulharjo.
Warganet mengingatkan agar tidak menyimpan barang berharga di dashboard motor dan selalu waspada saat berkendara.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menjadi korban atau menyaksikan tindak kejahatan serupa.
“Kami akan terus meningkatkan patroli di titik rawan untuk mencegah kejadian serupa,” ujar salah seorang petugas humas Polresta Yogyakarta.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berlangsung.
Masyarakat diharapkan tetap waspada dan tidak ragu melawan kejahatan dengan cara yang proporsional serta segera melapor ke pihak berwajib. (iwa)