Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Enam Remaja Nongkrong Bawa Celurit Diangkut Mobil Patroli ke Kantor Polisi

Naila Nihayah • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 02:29 WIB

 

Polisi mengangkut sejumlah sepeda motor milik remaja yang nongkrong di Sabo Dam Gunung Sari, Culon, Salam, Kamis malam (2/10).
Polisi mengangkut sejumlah sepeda motor milik remaja yang nongkrong di Sabo Dam Gunung Sari, Culon, Salam, Kamis malam (2/10).

 

MUNGKID – Enam remaja yang sedang nongkrong di Sabo Dam Gunung Sari, Culon, Salam digiring polisi, Kamis malam (2/10). Mereka kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit. Peristiwa ini praktis meresahkan warga lantaran maraknya aksi kejahatan di kalangan remaja.

Video terkait kejadian itu pun viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat sejumlah remaja diamankan petugas kepolisian. Sementara sepeda motor mereka diangkut menggunakan mobil patroli Polsek Salam. Tidak hanya itu, sebilah celurit juga ditemukan di lokasi kejadian.

Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @info4_kota pada Jumat (3/10) dini hari. Ada dua potongan video yang dibagikan. Pertama, memperlihatkan aparat menggiring sekelompok remaja. Sedangkan video kedua menampilkan sepeda motor yang disita dan dibawa ke kantor polisi.

Kapolsek Salam AKP Darwan menyebut, ada enam remaja yang diamankan bersama lima unit sepeda motor. "Mereka kami bawa ke Polsek Salam untuk dimintai keterangan," ujarnya, Jumat (3/10).

Selain mengamankan para remaja, polisi juga menyita sebilah celurit yang ditemukan warga sekitar. Namun, hingga kini belum jelas siapa pemilik senjata tajam tersebut. "Celurit kami amankan, tetapi kepemilikannya masih dalam penyelidikan," imbuhnya.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan di kalangan warga. Fenomena remaja nongkrong hingga larut malam dengan membawa senjata tajam kerap memicu keresahan. Terlebih jika dikaitkan dengan maraknya aksi tawuran atau tindak kriminal yang melibatkan anak-anak di bawah umur.

Unggahan video itu pun menuai banyak komentar. Tidak sedikit warganet yang menyoroti lemahnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak mereka. Ada pula yang mendesak pihak berwenang untuk lebih rutin melakukan patroli malam di titik-titik rawan nongkrong remaja.

Darwan menegaskan, kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi akan menelusuri apakah ada indikasi keterlibatan geng remaja atau rencana aksi tawuran di balik temuan senjata tajam tersebut.

Sementara itu, para remaja yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. Polisi juga berkoordinasi dengan orang tua masing-masing untuk memberikan pembinaan. "Yang jelas, kami tidak ingin peristiwa seperti ini berkembang menjadi tindak pidana serius. Oleh karena itu, langkah preventif dengan pembinaan dan patroli akan terus dilakukan," kata Darwan. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Magelang #Enam #gunung sari #bawa celurit #sabo dam #remaja #nongkrong #Salam