Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berangkat Tes CPNS dari Pemalang Menuju Bantul, Dua Pemuda Dibacok di Gamping Sleman

Gregorius Bramantyo • Jumat, 25 Oktober 2024 | 23:42 WIB
Ilustrasi kejahatan jalanan
Ilustrasi kejahatan jalanan

SLEMAN – Malang, dua pemuda menjadi sasaran kejahatan jalanan di Balecatur, Gamping, Sleman pada Jumat (25/10/2024) dini hari.

Mereka hendak berangkat untuk tes CPNS dari Pemalang, Jawa Tengah menuju Kabupaten Bantul.

Kedua korban kini tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit usai mengalami luka bacok.

Kapolsek Gamping AKP Sandro Dwi Rahadian mengatakan, dua korban berinisial BSM dan MP.

Peristiwa bermula saat dua korban berboncengan naik sepeda motor melintas di Jalan Wates KM 7,5 Balecatur, Gamping, Sleman.

Saat berada di simpang tiga Gamol sekitar pukul 00.15 WIB, korban dipepet oleh kelompok pelaku yang masing-masing mengendarai sekitar tiga hingga empat motor.

Salah satu dari pelaku membawa senjata tajam sejenis celurit.

Korban saat itu berusaha lari dari kejaran klitih untuk menyelamatkan diri. Korban yang berboncengan menuju ke arah tempat ramai.

“Akhirnya ke pasar (Balecatur) dan menabrak buk (jembatan), akhirnya lari. Yang satu mengarah ke barat pasar, satunya ke orang jual sate. Sudah kami mintai keterangan dari warung sate, lari di situ dikejar, di situlah terjadi pembacokan," kata Sandro saat dikonfirmasi, Jumat (25/10/2024).

Saat pembacokan terjadi, saat itu ada warga lain yang melihat.

Namun warga tak bisa berbuat banyak karena pelaku membawa senjata tajam. Kedua korban kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping.

Korban mengalami luka yang cukup berat. "Anggota polsek inisiatif amankan korban, menuju ke rumah sakit PKU," ujar Sandro.

Meski begitu, dia belum bisa memastikan jumlah terduga pelaku dalam kejadian tersebut.

Namun dari keterangan para saksi, ada tiga sampai empat motor yang melakukan pengejaran.

“Baru kami identifikasi kendaraannya, warnanya apa. Masih kami laksanakan penyelidikan," jelasnya.

Sandro juga belum bisa menjelaskan secara detail terkait peristiwa ini karena keterangan baru didapat dari saksi mata dan keluarga korban.

Sampai saat ini korban belum bisa dimintai keterangan. Saat ini polisi tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi lain.

"Kami belum bisa pastikan faktanya seperti apa karena belum mendapat keterangan langsung lewat korban, karena dua korban ini sedang dioperasi," ungkapnya.

Dia menyebut, kedua korban awalnya ingin mengikuti tes CPNS di Bantul.

Keduanya berangkat dari Pemalang, Jawa Tengah dengan berboncengan motor. Hingga akhirnya melintas di area Jalan Wates.

"Rencananya hari ini (Jumat) tes CPNS-nya. Tapi karena malam itu ada kejadian ya nggak jadi," katanya. (tyo)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pemalang #intensif #Sleman #dibacok #pemuda #Gamping Sleman #Bantul #tes cpns #jawa tengah