JOGJA – Seorang tukang parkir bernama Sukma, 25, terlibat pengeroyokan di Danurejan.
Dia ditangkap polisi. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (18/6/2024), sekitar pukul 20.00 WIB.
Kasat Reskrim Polresta Jogja AKP Probo Satrio menceritakan, awalnya terjadi keributan di Jalan Cokrodirjan, Kelurahan Suryatmajan, Danurejan, Kota Jogja.
Keributan bermula Nugroho Budi Utomo, 46, warga Gondomanan, Kota Jogja cekcok dengan seorang pria bernama Renggo yang merupakan kakak Sukma.
Saat itu, Nugroho terjatuh karena mabuk.
Namun dia justru menuduh Renggo mendorongnya.
"Tak terima, Nugroho berdiri mendatangi Renggo," ujar Probo dalam jumpa pers di Mapolresta Jogja, Selasa (25/6/2024).
Nugroho mengatakan ‘Ngopo kok kowe njorokke aku?’
Merasa tertuduh, Renggo pun langsung berdiri dan mendaratkan pukulan ke arah Nugroho.
Kepalan tangan beberapa kali dilayangkan ke muka korban, hingga Nugroho tergeletak di jalan.
Melihat situasi itu, pria bernama Sukma, mendekati Renggo.
Alih-alih membantu korban, Sukma justru ikut memukuli korban.
Sukma menendang kaki kanan dan bagian muka korban satu kali.
Renggo memukul muka korban sebanyak dua kali dengan sebuah kursi kayu.
Akibatnya mulut dan hidung korban bersimbah darah hingga tak sadarkan diri.
“Tersangka Sukma mencari tukang becak dan membawa korban ke RS Bethesda Lempuyangwangi,” kata Probo.
Sukma ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Jogja, Rabu (19/6/2024) sekitar pukul 13.00 WIB.
Dia ditangkap di Rusunawa Blok A Suryatmajan dan ditahan di rutan Polresta Jogja.
Sementara pelaku Renggo masih dalam pencarian polisi. Dia kabur dari tempat tinggalnya.
Polisi menyita barang bukti, seperti pakaian pelaku, sebuah kursi kayu berbentuk persegi panjang dengan panjang 79 cm.
Editor : Meitika Candra Lantiva