Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Siswa TK Riau Mendapat Tindakan Asusila Teman Kelasnya Hingga Trauma, Kepala Sekolah Menyatakan "Cuma Mau Bermain"

Cici Jusnia • Kamis, 18 Januari 2024 | 23:54 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual anak di bawah umur. (Pinterest)
Ilustrasi pelecehan seksual anak di bawah umur. (Pinterest)

RADAR JOGJA - Sebuah kasus dugaan pencabulan mengejutkan terjadi di sebuah TK di Pekanbaru, Riau.

Seorang murid di sekolah tersebut diduga menjadi korban perilaku asusila oleh teman sekelasnya. Informasi ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @folkshitt pada Kamis (18/1/2024).

Menurut keterangan ayah korban, kondisi anaknya saat ini sangat mengkhawatirkan. Anaknya, yang sebelumnya ceria dan aktif, kini mengalami perubahan drastis dalam perilakunya.

Ayah korban menggambarkan bahwa anaknya sulit diatur, sering marah, dan menunjukkan tanda-tanda trauma.

"Perilaku anak saya sekarang lebih sering membangkang, tidak mau dikasih tahu, susah menurut, melawan, emosian, memukul, menghancurkan, dan melempar apa yang ada," ucap ayah korban pada Minggu (14/1/2024).

"Selalu memberikan ancaman kepada kami sebagai orangtuanya, termasuk adiknya. Adiknya sering jadi pelampiasan jika semua permintaan tidak dituruti," tambahnya.

Selain masalah perilaku anaknya, ayah korban juga mengungkapkan bahwa anaknya mengaku mendapat ancaman dari teman sekelasnya yang diduga sebagai pelaku pencabulan.

Keduanya merupakan anak laki-laki. "Dari pengakuan anak saya juga, dia mendapatkan ancaman dari pelaku. Jika anak kami tidak mau membuka celana atau tidak mau menuruti permintaan, pelaku tidak mau berteman dengan anak dan memusuhi anak saya," ujar ayah korban.

Orangtua korban telah mengambil langkah serius dengan membawa anaknya ke psikiater dan melakukan visum di RS Bhayangkara Polda Riau.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sang anak mengalami trauma akibat dugaan pencabulan.

Namun, yang mengejutkan adalah ketidakpedulian pihak sekolah dalam mengatasi masalah ini.

Ayah korban menyatakan bahwa sekolah tidak pernah menghubungi mereka dan bertanya tentang kondisi anak mereka.

Kejadian ini menarik perhatian netizen, yang ramai memberikan komentar di media sosial.

Sejumlah netizen mengecam sikap kepala sekolah yang dianggap tidak serius menangani kasus ini.

Beberapa bahkan mengajukan permintaan untuk mengungkapkan nama sekolah agar orangtua lain dapat mengetahui kejadian ini dan mengambil langkah pencegahan yang diperlukan.

Seorang netizen, @devi95fitri, mengatakan, "Viralkan nama sekolahnya donk, biar orangtua lain tahu, toh kepseknya gak beres."

Sementara @caplinugroho mengekspresikan keheranannya, "Kok bisa ya anak TK kepikiran kaya begitu."

Netizen lain, @indahmelani47, memberikan pandangan bahwa anak-anak pada usia TK seharusnya belum mampu mengambil inisiatif sendiri dan lebih banyak mencontoh dari lingkungan terdekat.

 
 
Editor : Bahana.
#trauma #riau #asusila