Data Polresta Jogja selama 2023 Paling Banyak Tangani Kasus Ini
Khairul Ma'arif• Minggu, 31 Desember 2023 | 04:14 WIB
Jumpa pers akhir tahun Polresta Jogja
RADAR JOGJA - Polresta Jogja menggelar rilis akhir tahun 2023. Sejumlah aksi kriminal, peredaran narkoba, dan penindakan lalu lintas diungkap ke publik jumlahnya selama 2023. Selain itu, diberikan perbandingan dengan 2022. Sejumlah kejadian mengalami kenaikan di Kota Jogja pada 2023 dibanding 2022.
Wakapolresta Jogja AKBP Rudi Setiawan mengatakan, sepanjang 2023 ada 797 laporan masyarakat yang masuk. Jumlah itu meningkat dibanding 2022 yang hanya 735 laporan. Ada 584 laporan yang selesai diungkap selama 2023 sedangkan pada 2022 hanya 563.
"Empat kasus terbanyak yakni narkoba 140 kasus, penipuan 123 kasus, pencurian 121 kasus dan penggelapan sebanyak 80 kasus," katanya, Jumat (29/12).
Barang bukti dari pengungkapan narkoba jumlahnya selama 2023 cukup banyak. Rudi merinci, 2284,87 gram barang bukti ganja, 5,67 gram sabu, 889 butir psikotoprika, 227.370 butir obat berbahaya, dan 21,9 gram tembakau sintetis. Sedangkan untuk pil ekstasi tidak ada dalam pengungkapan narkoba 2023.
Polresta Jogja juga mengadakan operasi cipta kondisi selama 2023. Hasilnya didapati 91 botol miras pabrikan, 500 botol dan 41 plastik miras oplosan. Sedangkan untuk laporan kejahatan jalanan selama 2023 jumlahnya ada 21. "16 laporan P21, 2 kasus SP3, dan tiga sisanya masih proses sidik," tambahnya.
Sementara itu, untuk sektor lalu lintas ada 10.737 pelanggaran lalu lintas dan 2733 tilang knalpot brong selama 2023. Sedangkan untuk kejadian laka lantas terjadi sebanyak 782 naik 13% dibanding 2022 yang hanya 692 laka lantas. Namun, meski laka lantas naik tetapi korban jiwanya menurun saat 2023 dibanding 2022.
Korban meninggal dunia di jalan Kota Jogja sebanyak 28, luka berat 1, dan luka ringan 930. Jumlah tersebut semuanya terjadi pada 2023. "Kerugian materinya sekitar Rp 512 juta pada 2023 naik 50% dibanding 2022," ucap Rudi.