Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lakukan Aksi Bejat, Penjaga Kos Intip dan Rekam Penghuni Perempuan di Kamar, Tak Lama Dibekuk Polisi

Khairul Ma'arif • Selasa, 14 November 2023 | 22:09 WIB
sumber foto jawa pos
sumber foto jawa pos

SLEMAN - Seorang penjaga kos di Caturtunggal, Sleman nekat merekam dan memfoto penghuni perempuan.

Aksinya itu akhirnya diketahui oleh korban sehingga melaporkannya ke polisi. Akhirnya nasib penjaga kos itu harus berujung jalani bui.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian mengatakan, peristiwanya bermula pada Jumat (10/11).

Pelaku inisial NS (49) merekam dan memfoto dari jendela kamar kos korban jika dalam keadaan terbuka berbagai cara dilakukannya. Modusnya, NS pura-pura melakukan pembersihan di sekitar kamar korban.

Atas perbuatannya, NS dijerat Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang TPKS atau menyimpan menjadikan seorang wanita sebagai obyek yang mengandung muatan pornografi sebagaimana dimaksud Pasal 32 dan atau Pasal 35 UU RI Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Riski menyebut, jika NS memang sudah lama bekerja sebagai penjaga kosan di TKP.

Korban dari aksi NS tidak hanya A saja. Ada juga penghuni kos perempuan lainnya yang menjadi korban bahkan salah satu korban ada sejumlah foto yang berbeda.

"Terkait masalah apakah ada yang menyimpang kami belum melakukan pemeriksaan psikologi, namun kami lihat dia meliki kesenangan saja untuk mengoleksi hal itu," tambah Riski.

Diketahui, pelaku status sudah memiliki keluarga dan mempunyai dua anak. Sampai saat ini, polisi belum mendapatkan informasi terkait masalah penyebaran foto dan video yang dilakukan pelaku.

"Namun hasil pemeriksaan sampai saat ini hanya untuk konsumsi pribadi yang bersangkutan disimpan HP milik pelaku," ujarnya.

Adapun aksinya diperkirakan sudah dilakukan selama sekitar empat bulan.

Sementara itu, NS dihadirkan ke hadapan media. Dia hanya tertunduk mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan megenakan kaos berwarna orange.

Dalam pengakuannya, latar belakang melakukan aksinya untuk kesenangan pribadinya belaka.

Dia mengaku selama beraksi sudah melakukan sebanyak empat kali. Jumlah korbannya ada dua orang perempuan berbeda.

"Karena ada kesempatan saat gordennya terbuka ingin mengerti saja mereka di dalam kamar. Konsumsi pribadi itu untuk sekadar mengetahui saja," tutur NS. (rul)

Editor : Bahana.
#Polresta Sleman #korban #rekam #penjaga kosan #handphone #dibekuk