RADAR JOGJA – Viral di media sosial, seorang pegawai toko es krim gelato melakukan pencurian uang perusahaan dengan modus pembayaran menggunakan Qris pribadi miliknya.
Pelaku yang diketahui bernama Aulia Salma (19) ini telah melakukan tindak pencurian itu selama 3 bulan dan berhasil meraup uang hingga Rp. 45 juta.
Kejadian tersebut terjadi di toko es krim Legato Gelato yang berada di Mal kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
Melalui unggahan di media sosial Instagram @ristianaeteng, sang owner membagikan cerita atau kronologi bagaimana modus pencurian itu akhirnya diketahui.
"Jadi tim Legato itu bingung banget kok sales di 1 store ini 3 bulan terakhir menurun jauh, cuma biar kita bisa dapet kesimpulan dari data kalau ini ada yang aneh kan gak bisa cuma liat angka dari 1-2 hari aja. Tim kita sampe discuss hal ini lumayan lama di rapat pleno dan kita jg sampe chat mall nya apakah ada penurunan traffic," tulis akun tersebut.
Berawal dari kecurigaan tersebut, pemilik usaha melakukan penyamaran seolah-olah menjadi customer yang membeli es krim gelato.
Sambil merekam diam-diam, terlihat pelaku yang bekerja sebagai kasir tersebut mengeluarkan handphone-nya dan menunjukkan Qris pribadi.
Padahal pembayaran melalui kode Qris, store sendiri telah memiliki Qris yang diletakkan dalam akrilik.
Namun, Aulia tetap nekat melakukan aksi tersebut meskipun terdapat CCTV yang memantaunya.
"Ternyata si A ini ambilin cash yang masuk, customernya tetap dapet struk tapi dikasi struk yang dia reprint dari transaksi sebelumnya. Kalau yang mau bayar QR di hp dia, dia udah siapin 2 QR, QR store & QR pribadi dia (padahal payment dgn QR itu selalu pake yang di akrilik). Di meja juga ada CCTV kasir, jadi memang berani banget aja anak ini," ungkap sang owner.
Bak tertangkap basah, pada hari itu juga (6/10) Alma melakukan klarifikasi dan pengakuan atas perbuatannya.
Ia mengaku telah melakukan hal tersebut dari bulan Juli akhir dan telah mencuri uang senilai Rp. 45 juta.
“Saya mengakui bahwa saya telah mengambil uang senilai Rp. 45 juta, dengan nominal sehari Rp. 500 ribu,” ungkapnya.
Lantas video tersebut diserbu oleh warganet yang merasa geram dengan tindakan pelaku, sebab terlihat di video pengakuan itu Aulia bersikap tenang dan santai.
“Santai banget tampangnya. Kasi paham orang begini,” tulis @kevinhartanto.
“Gila bisa santai banget gitu ngomongnya gaada rasa malu atau bersalahnya. Diluar sana banyak orang mati-matian lamar kerja biar dapat kerjaan halal, lah ini udah dikasih kerjaan halal malah nyolong astagfirullah,” ujar @dwfashaa.
“Astagfirullah kok dia mukanya ga ada rasa bersalah sama sekali? Kaya yang udah biasa nyuri. Santai banget jelasin malah pakai bilang makasih. Sabar ya semoga rejekinya diganti lebih banyak lagi. Tapi harus diproses hukum sih ini si aulia,” tulis @silvia_monica. (Erlika Yusfiarista/ RADAR JOGJA)
Editor : Bahana.