RADAR JOGJA - Sumarno, 33, warga Blora, Jawa Tengah harus berurusan dengan polisi setelah melakukan aksi penganiayaan di Kawasan Pantai Trisik, Kapanewon Galur, Kulon Progo. Buruh tambang pasir ini ditangkap setelah memukuli selingkuhan pacarnya.
"Aksi penganiayaan terjadi Senin (25/9) lalu dan ditangkap Rabu (27/9) di daerah wilayah Loano, Kabupaten Purworejo," ucap Kanit Reskrim Polsek Galur Iptu Nunung Tuhono, kemarin (6/10).
Baca Juga: Alami Abrasi Parah, Pantai Trisik Akan Ditata Ulang
Dijelaskan, aksi penganiayaan itu bermula saat pelaku memergoki kekasihnya perempuan berinisial TA, 32, warga Galur tengah berduaan dengan seorang pria berinisial ARA, 34, warga Galur di kawasan Pantai Trisik, Senin (25/9) sekitar pukul 09.00.
Terbakar api cemburu, Sumarno langsung melabrak TA dan ARA, cekcok terjadi hingga berujung pemukulan. Ponsel milik ARA juga dibanting oleh Sumarno hingga rusak. Korban dipukul dengan tangan kosong sebanyak 10 kali di wajah dan kepala sehingga harus mendapat 10 jahitan di bibir.
"Sumarno bisa dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan 406 KUHP tentang Perusakan dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan penjara," jelasnya.
Baca Juga: Abrasi, Konservasi Tukik Trisik Bakal Direlokasi
Di hadapan petugas, Sumarno mengaku sudah menjalin hubungan dengan TA kurang lebih 1,5 tahun. Ia mengaku cemburu karena kekasihnya mempunyai pacar baru. Awal mula dirinya bisa memergoki TA selingkuh berawal saat TA tiba-tiba memblokir kontak WhatsApp tanpa alasan yang jelas.
Ia kemudian mendapat kabar kalau TA punya pria idaman lain yang tak lain adalah ARA. Sumarno juga dapat informasi bahwa TA akan bertemu dengan ARA di kawasan Pantai Trisik. Sumarno akhirnya mendatangi pantai tersebut dan melihat TA tengah bermesraan dengan ARA.
Baca Juga: Dua Warga Kulon Progo Juga Tewas usai Karaoke di Bantul
"Awalnya di kontak tidak bisa ternyata WA saya diblokir semalam. Saya dapat info dia janjian di pantai sama ARA. Saya datangi mereka tengah mesra-mesraan. Saya cemburu, terus saya datangi, tapi ARA nggak terima dan nantang. Yaudah tak ladenin," ucapnya.
Belakangan diketahui Sumarno juga TA sebenarnya sudah memiliki pasangan yang sah, namun sekarang sedang dalam proses cerai. Setelah proses cerai, rencananya Sumarno akan menikahi TA. "Perempuan ini masih punya suami tapi sedang proses cerai. Saya juga sedang mengurus cerai terus rencananya mau nikah bareng dia," ungkapnya. (tom)