GUNUNGKIDUL - Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul kembali menggelar Geopark Night Specta 8.0 sebagai ajang promosi potensi kebumian, budaya, dan ekonomi kreatif di Gunung Sewu UNESCO Global Geopark. Agenda tahunan ini akan berlangsung 10-11 Juli di kawasan Geosite Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk.
Kepala Disparekrafpora Gunungkidul Antonius Hary Sukmono menyebut, tahun ini menjadi kali ketiga Geopark Night Specta kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata. "Ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan event sekaligus potensi besar yang dimiliki Gunung Sewu UNESCO Global Geopark,” sebutnya Senin (7/6).
Melalui kegiatan ini, Sukmono berharap, keberadaan Gunung Sewu semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. Serta mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gunungkidul.
Sebab penyelenggaraan Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 bertujuan memperkenalkan potensi geologi yang dimiliki Gunung Sewu UNESCO Global Geopark. Sekaligus mendorong upaya pelestarian geodiversity dan biodiversity di kawasan tersebut.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempromosikan berbagai geoproduk unggulan. Serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keberadaan geopark.
Nantinya, rangkaian acara diawali dengan lomba foto geosite dan destinasi wisata. Pembukaan kegiatan akan ditandai dengan pemecahan rekor MURI melalui Senam Kreasi Penthul Tembem yang melibatkan anggota Perwosi Gunungkidul. Selama dua hari pelaksanaan, pengunjung juga dapat mengunjungi bazar UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan lokal.
Sebagai bagian dari edukasi mengenai geopark, panitia akan menggelar kegiatan Ngobrol Bareng Geopark. Selain itu, masyarakat akan disuguhi berbagai pertunjukan kesenian lokal, mini stage, Festival Cokelat, lomba display chocolate bar, hingga konser Gamelan Orchestra. (*/cr1/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita