Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dishub Gunungkidul Sigit Wijayanto menyampaikan, hingga H+2 Lebaran, jumlah kendaraan yang masuk ke Terminal Semin mencapai 187 unit.
Angka tersebut meningkat 26,35 persen dibandingkan periode H-8 hingga H+2 2025 yang tercatat sebanyak 148 kendaraan.
“Pada kondisi H+2, tren harian juga menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu, terutama dari sisi jumlah penumpang,” jelasnya saat ditemui di Gor Siyono, Selasa (24/3/2026).
Namun demikian, kata dia, lonjakan paling mencolok terjadi pada jumlah penumpang. Hingga periode yang sama, total penumpang tercatat mencapai 2.058 orang, meningkat 276,23 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 547 penumpang.
"Terminal Semin ini aset Pemkab Gunungkidul, makanya kami berupaya bagaimana terminal ini bisa dimaksimalkan fungsinya. Ya, tahun lalu sepi, tapi tahun ini ramai, ada peningkatan,” tegasnya.
Sigit menambahkan, tingginya angka tersebut tidak lepas dari meningkatnya mobilitas masyarakat serta adanya program mudik bersama yang turut mendorong lonjakan penumpang secara kolektif.
Pada musim mudik tahun ini, Dishub bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) menggelar program Mudik Bareng di Terminal Semin pada 15 Maret 2026 lalu. Program tersebut memberangkatkan 31 armada bus dengan sekitar 1.570 peserta mudik menuju Gunungkidul.
“Program ini didanai secara swadaya oleh para donatur dan warga IKG sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama perantau. Ke depan, kerja sama ini akan terus kami tingkatkan dengan target peserta bisa mencapai 2.500 orang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Terminal Tipe C Semin Reza Fahlevi menilai lonjakan arus mudik tahun ini sebagai yang paling signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebut, Terminal Semin sebagai aset milik Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang kini semakin diminati masyarakat.
“Peningkatan ini sangat signifikan. Antusiasme masyarakat untuk menggunakan Terminal Semin semakin tinggi dibandingkan periode sebelumnya,” katanya.
Berdasarkan data periode 13-20 Maret 2026, tercatat sebanyak 151 kendaraan masuk ke terminal dengan total 1.993 penumpang.
Sementara itu, 142 kendaraan berangkat dengan membawa 1.618 penumpang ke berbagai daerah tujuan.
Puncak arus mudik terjadi pada 16 Maret 2026. Pada hari tersebut, sebanyak 47 armada bus diberangkatkan dengan total 1.595 penumpang. Jika dibandingkan hari biasa, lonjakan pada hari itu mencapai sekitar 3.444 persen.
Baca Juga: Begini Siasat Kapten PSIM Jogja Reva Adi Utama di Tengah Gempuran Makanan Penuh Kalori Saat Lebaran
"Tren ini menunjukan Terminal Semin perannya sebagai salah satu simpul transportasi penting di Gunungkidul, terutama dalam mendukung mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran,” pungkasnya. (bas)