Kawanan tawon gung menyerang warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.
Sedikitnya sembilan orang menjadi korban sengatan, empat di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.05. Laporan pertama disampaikan Antono (38), warga setempat, ke UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul setelah situasi tak terkendali.
Kasubag TU Damkarmart Gunungkidul Ngadiyono menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat warga melihat seekor burung elang terbang rendah di sekitar permukiman.
“Tak lama setelah itu muncul kawanan tawon gung yang langsung menyerang warga yang sedang beraktivitas. Total ada sembilan orang tersengat,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (22/2).
Akibat serangan tersebut, empat korban dengan kondisi cukup parah segera dibawa ke RS Nur Hidayah dan RS Rahma Husada Bantul untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara korban lainnya mengalami sengatan ringan dan mendapat perawatan di sekitar lokasi.
“Sembari itu kami menerjunkan satu regu berisi 8 personil untuk mengevakuasi sarang tawon,” terangnya.
Data korban tercatat antara lain Paijem (50), Suratinah (50), Mursinem (48), Mbah Manto (70), Tia (12), Abib (12), Apip (12), Rafa (13), Papip (5), serta Naya (17).
Sebagian besar korban mengalami sengatan di bagian kepala dan tangan saat berupaya menyelamatkan diri.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Damkarmart Gunungkidul Handoko mengatakan, Regu 2 langsung diterjunkan begitu menerima laporan warga.
Petugas melakukan evakuasi sarang tawon dengan prosedur pengamanan ketat untuk mencegah serangan susulan.
Selama kurang lebih satu jam, sarang tawon sebesar badan manusia akhirnya bisa dievakuasi.
“Begitu laporan masuk, langsung kami tindak lanjuti. Proses evakuasi berjalan lancar dan sarang tawon berhasil diamankan,” katanya.
Hingga Minggu sore, kondisi para korban dilaporkan mulai membaik. Situasi di sekitar lokasi kejadian pun telah dinyatakan aman setelah sarang tawon berhasil dievakuasi petugas.
Handoko mengimbau, masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan sarang tawon berukuran besar di sekitar permukiman. Terlebih saat musim pancaroba, agresivitas tawon cenderung meningkat.
“Kami minta warga tidak mencoba mengevakuasi sendiri karena berisiko tinggi. Segera hubungi petugas agar bisa ditangani dengan aman,” tandasnya. (bas)
Editor : Bahana.