GUNUNGKIDUL - Setelah sempat tertunda, Pemkab Gunungkidul akhirnya mencairkan reward bagi atlet dan pelatih berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan Pekan Paralympic Daerah (Peparda) DIY 2025.
Keterlambatan itu terjadi karena raihan medali kontingen Gunungkidul melampaui target perolehan yang telah dihitung dalam alokasi awal APBD, sehingga membutuhkan penyesuaian anggaran sebelum bonus disalurkan.
Total nilai reward yang digelontorkan mencapai Rp 3.405.550.000, bersumber dari APBD Dispora sebesar Rp 3.119.550.000 serta hibah KONI Rp 286.000.000.
Angka tersebut meningkat dari rencana awal sebesar Rp 2,2 miliar, menyusul jumlah medali yang meledak di luar perkiraan.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Gunungkidul Supriyanto mengatakan, tambahan anggaran disetujui setelah pemkab memastikan reward dapat diberikan pada tahun yang sama.
“Target awal hanya 45 medali emas di Porda dan 15 emas Peparda. Namun realisasi akhir jauh lebih tinggi sehingga perlu penyesuaian anggaran,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (10/12/2025).
Raihan kontingen Gunungkidul pada Porda terbilang gemilang dengan koleksi 808 medali yang terdiri dari 221 emas, 261 perak, dan 326 perunggu.
Sementara di PEPARDA, atlet disabilitas mencatat prestasi membanggakan dengan 29 emas, 13 perak, dan 24 perunggu.
Selain atlet, bonus juga disalurkan kepada para pelatih yang ikut mengantar prestasi, yakni 76 pelatih Porda dan 23 pelatih Peparda.
Besaran bonus ditetapkan berdasarkan kategori pertandingan. Untuk perorangan, medali emas bernilai Rp15 juta, perak Rp5 juta, dan perunggu Rp1,7 juta.
Kategori pasangan mendapat Rp7,5 juta (emas), Rp2,525 juta (perak), dan Rp1,25 juta (perunggu).
Untuk regu 3-5 orang, bonus emas Rp5,01 juta, perak Rp1,75 juta, perunggu Rp950 ribu.
Kategori regu 6-10 orang memperoleh Rp4 juta, Rp1,5 juta, dan Rp750 ribu, sedangkan regu lebih dari 10 orang memperoleh Rp3,75 juta, Rp1 juta, dan Rp650 ribu.
“Ibu Bupati dan Bapak Sekda menyetujui tambahan anggaran agar reward bisa segera disalurkan,”tegasnya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan, pencairan reward ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan olahraga.
Dengan kucuran bonus ini, ia berharap prestasi Gunungkidul semakin meningkat pada event berikutnya.
“Reward ini adalah apresiasi sekaligus pengakuan bahwa prestasi lahir dari disiplin dan keberanian melampaui batas. Kami akan terus memperkuat ekosistem olahraga, termasuk bagi atlet disabilitas,” ucapnya. (bas)
Editor : Winda Atika Ira Puspita