Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Peringatan Hari Pariwisata Dunia, Gunungkidul Gelar Event di Desa Wisata Watu Sigar 2025

Bahana. • Senin, 29 September 2025 | 18:05 WIB
Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Gunungkidul Tourism Fest (GTF) 2025.
Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Gunungkidul Tourism Fest (GTF) 2025.

RADAR JOGJA - Dalam rangka memperingati World Tourism Day atau Hari Pariwisata Dunia yang diperingati setiap tanggal 27 September, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Gunungkidul Tourism Fest (GTF) 2025.

Tahun ini, event akan digelar di Desa Wisata Watu Sigar, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul.

Sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul karena telah memperoleh penghargaan juara 3 Desa Wisata tingkat DIY 2024.

Event ini didukung oleh Dana Keistimewaan DIY Tahun 2025. Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekedar hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang penting untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah, terutama desa wisata.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, berpijak pada kekayaan budaya, serta mendorong pemberdayaan masyarakat lokal.

Acara ini juga berkolaborasi dengan Kalurahan Watu Sigar, Kapanewon Ngawen dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan mulai tanggal 24 September sampai dengan 27 September 2025.

Photo
Photo

Berbagai kegiatan menarik akan mewarnai Gunungkidul Tourism Fest 2025, mulai dari pagelaran seni budaya lokal, pameran produk UMKM, pertunjukan musik, thoklik, karawitan, kethoprak, reog, senam, hingga atraksi wisata khas Desa Watu Sigar.

Puncak acara Gunungkidul Tourism Fest akan digelar pada 27 September 2025 dengan penampilan musik keroncong modern bersama bintang tamu spesial.

Melalui event ini, diharapkan tidak hanya mampu menarik lebih banyak wisatawan, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pelaku pariwisata, komunitas kreatif, dan masyarakat setempat untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata yang inklusif serta berdaya saing.

 

Editor : Bahana.
#Dinas Pariwisata Gunungkidul