Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bikin Geger! Mayat Tanpa Kepala Ditemukan Mengapung di Pantai Krakal Gunungkidul

Yusuf Bastiar • Senin, 4 Agustus 2025 | 23:41 WIB

Suasana kedatangan Jenazah yang ditemukan di Pantai Krakal saat sampai di RSUD Wonosari pada Senin (4/8).
Suasana kedatangan Jenazah yang ditemukan di Pantai Krakal saat sampai di RSUD Wonosari pada Senin (4/8).
GUNUNGKIDUL - Warga dan petugas penjaga pantai digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di perairan Pantai Krakal, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Senin siang (4/8).

Jasad tersebut ditemukan sekitar pukul 13.30 oleh warga dalam kondisi mengenaskan, tanpa kepala dan beberapa bagian tubuh yang telah rusak.

Koordinator Satlinmas Wilayah II Pantai Baron, Marjono, mengatakan penemuan bermula saat warga melihat benda berwarna putih yang mengapung dan perlahan menepi ke bibir pantai.

Setelah didekati dan diperiksa, ternyata benda tersebut adalah jasad manusia yang diduga telah lama berada di laut.

"Itu jasad manusia, bagian tubuhnya sudah rusak. Bahkan bagian kepala sudah tidak ada, kemungkinan besar terkoyak batu karang," ungkap Marjono saat dikonfirmasi pada Senin, (4/8/2025).

Menanggapi temuan itu, Marjono segera menghubungi Koordinator Satlinmas Wilayah I, Sunu Handoko, untuk mengonfirmasi apakah jasad tersebut berkaitan dengan laporan orang hilang di wilayah pantai selatan Gunungkidul beberapa waktu lalu.

Salah satu kasus yang mencuat adalah hilangnya wisatawan bernama Azka Nurfadilah yang hingga kini belum ditemukan. Namun hingga berita ini ditulis, identifikasi terhadap jenazah belum dapat dilakukan.

"Kita belum bisa memastikan apakah ini jenazah Azka atau bukan. Identifikasi masih menunggu proses lebih lanjut dari pihak berwenang," jelas Sunu.

Terpisah, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD Wonosari, Mujiyanti, membenarkan bahwa jasad tersebut saat ini sudah berada di kamar jenazah RSUD Wonosari sebagai tempat transit sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Menurut Mujiyanti, petugas belum bisa melakukan identifikasi karena tubuh korban dalam kondisi rusak berat. Proses forensik di RS Bhayangkara Yogyakarta akan menentukan identitas jasad melalui pencocokan data medis, forensik, dan kemungkinan tes DNA.

"Benar, jenazah baru saja dibawa ke RSUD. Tapi ini hanya transit sementara. Karena kondisinya tidak utuh dan belum bisa dikenali, otopsi akan dilakukan di RS Bhayangkara," terang Mujiyanti. (cr1)

Editor : Bahana.
#Pantai Krakal #Gunungkidul #mayat