GUNUNGKIDUL - Aksi heroik tiga nelayan saat menyelamatkan sembilan pelajar SMPN 7 Mojokerto yang tenggelam di Pantai Drini, Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul, Selasa (28/1/2025) lalu, diberikan apresiasi. Mereka Selasa (4/2/2025) mendapatkan penghargaan dari Kapolres Gunungkidul Ary Murtini.
Ketiga nelayan itu adalah Rahmat Amin Sarifudin, 57; Darman, 34, dan Muhammad Beni Saputro, 20. Rahmat Amin menceritakan awal mula insiden itu terjadi saat dirinya sedang libur.
Saat itu, sekitar pukul 06.00 ia tengah asyik menyeruput kopi bersama dua temannya itu di pesisir pantai. "Saat itu kebetulan kami sedang tidak melaut. Biasa pagi-pagi di bibir pantai melihat matahari terbit sambil menyeruput kopi. Seketika kami kaget mendengar teriakan minta tolong dari arah laut," ujar Rahmat kepada Radar Jogja.
Tanpa menunggu lama, Rahmat segera mengajak dua rekannya untuk bersamanya. Ia menjelaskan tidak banyak nelayan yang melaut pada hari itu, sehingga mereka bertiga memutuskan segera melakukan upaya penyelamatan meski dengan peralatan seadanya.
"Kami langsung mengarahkan perahu menuju lokasi korban tenggelam. Awalnya kami bawa enam orang, mereka terpencar jadi membutuhkan waktu," ungkapnya.
Kemudian kembali ke laut untuk mengevakuasi tiga orang lainnya. Akan tetapi, kata Rahmat, beberapa orang dinyatakan tidak sadar. Namun pihaknya segera membawa ke pesisir untuk dilakukan penindakan lanjutan oleh petugas penjaga pantai.
Rahmat mengatakan, upaya penyelamatan bukanlah kali pertama ia lakukan. Bagi seorang nelayan, mereka sudah terbiasa dengan ombak yang tinggi. Melihat kejadian membahayakan di laut membuatnya tergerak untuk melakukan upaya semampunya.
"Saya baru sebulan melaut di Pantai Drini. Tapi kalau di Pangandaran sejak 1982. Soal kondisi membahayakan di pantai selatan, seringkali kami temui," ucapnya.
Kapolres Gunungkidul Ary Murtini mengatakan, penghargaan terhadap tiga nelayan itu sebagai bentuk apresiasi atas respons cepat para nelayan bersama anggota tim SAR yang berkontribusi besar dalam menyelamatkan para siswa SMPN 7 Mojokerto.
"Alhamdulillah, hari ini (kemarin, Red) kami di Polres Gunungkidul dapat menyampaikan rasa terima kasih kami kepada Pak Beni, Pak Rahmat, Pak Darman, dan Pak Marjono," ujar Ary kepada wartawan. Selain tiga nelayan, Koordinator Satlinmas Rescue Wilayah Operasi 2 Marjono juga mendapat penghargaan.
Kejadian tragis itu menewaskan empat siswa, sembilan siswa lainnya bisa diselematkan meski dua siswa perlu mendapat penganan medis serius sehingga dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Jogjakarta.
"Kami mengapresiasi sikap tulus teman-teman nelayan yang tanpa pamrih bergerak membantu sesama, tanpa memandang siapa mereka. Ini contoh nyata nilai-nilai kemanusiaan yang harus kita junjung tinggi," tandasnya. (ndi/laz)