Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saptosari Gunungkidul.
Koordinator Pos Basarnas Gunungkidul Sulis Haryanto mengatakan, korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi korban bersama teman-temannya terseret ombak, Selasa (28/1) pagi kemarin. Jasadnya ditemukan oleh tim penyelam.
"Hingga kemarin pencarian terus kami lakukan, tadi sekitar pukul 07.30, jasad korban kami temukan berada jarak sekitar 100 meter dari lokasi korban terlihat kemarin, di kedalaman 10 sampai 15 meter," ujar Sulis kepada awak media.
Usai ditemukan, jasad kemudian dievakuasi ke RSUD Saptosari untuk memastikan identitas korban. Hingga kini pemeriksaan masih terus berlangsung.
Sulis mengatakan, dalam upaya pencarian korban yang dilakukan oleh tim SAR melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Tagana, Nelayan dan warga setempat.
Sebelumnya, kecelakaan laut menimpa 13 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Mojokerto saat kegiatan outing class di Pantai Drini, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Selasa (28/1) sekitar pukul 06.30 WIB kemarin.
Mereka terseret ombak yang kuat hingga ketika sedang bermain air. Sebanyak 9 orang berhasil dievakuasi dalam insiden itu.
Dengan ditemukannya Rifqy Yuda Pratama, empat pelajar dinyatakan meninggal dunia akibat insiden itu.
Korban selamat ialah, Firmanda Ramadhani (13), Bintang Kenzie (13), Petra Agustino (13), Ravana Bagas (13), M. Zaky (13), Arizona Rena (13), Ahmad Muzaki (13), Ainoa (13) dan Raditya Rangga (13).
Adapun korban meninggal dunia ialah Alfyan Aditya Pratama (13), Malven Yusuf (13), Bayhaqy Fatyanah (13) Rifqy Yuda Pratama (13). (ndi)
Editor : Bahana.