Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Partisipasi Pemilih pada Pilkada Gunungkidul 2024 Menurun

Andi May • Selasa, 3 Desember 2024 | 04:29 WIB

 

 

Ketua Bawaslu Gunungkidul Andang Nugraha
Ketua Bawaslu Gunungkidul Andang Nugraha

GUNUNGKIDUL -  Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul 2024 mengalami penurunan. Pada Pilkada 2020 lalu, tingkat partisipasi pemilih mencapai 80 persen. Sedangkan Pilkada 2024 hanya 74,51 persen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul Asih Nuryanti menyebutkan, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 612.421 orang. Namun, jumlah yang ikut melakukan pencoblosan hanya 457.381 orang. 

"Kalau secara grafik untuk pilkada sebelum-sebelumnya di Gunungkidul sebenarnya di angka 70 persen, meningkat pada Pilkada 2020 mencapai 80 persen, kini 74,51 persen," ujar Asih kepada awak media, Senin (2/12/2024).

 Baca Juga: Penetapan UMP Yogyakarta Dipastikan Mundur, Pemprov DIY Tunggu Aturan Teknis dan Tatacara Penghitungan UMP Terbaru

Asih menjelaskan, pada Pilkada 2020 lalu, Gunungkidul tedapat empat pasangan calon, hal itu juga dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih. Tingkat partisipasi tersebut dapat dipengaruhi masyarakat yang sedang berada di luar daerah.

"Untuk surat suara tidak sah sebanyak 17.083 lembar," tuturnya.

 Baca Juga: Inflasi Capai 0,81 persen pada November 2024, BPS Gunungkidul Ingatkan Pengendalian Harga Jelang Nataru

Sementara itu, Ketua Bawaslu Gunungkidul Andang Nugraha mengatakan, penurunan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 menjadi evaluasi bersama. Menurutnya, tren partisipasi pemilih di pilkada memang cenderung lebih rendah.

"Turunnya angka partisipasi pemilih telah menjadi catatan kami, perlu adanya penelitian mendalam untuk memahami penyebabnya," ujar Andang.

 

Selain itu juga, dalam pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu, kata Andang, terdapat kendala teknis di beberapa kapanewon seperti ketidaksesuaian antara data rekapitulasi dengan formulir hasil.

 

 

"Tetapi hal ini sudah diselesaikan di tingkat kapanewon. Sehinggah di tingkat kabupaten, proses berjalan lancar,” jelasnya.

Pihaknya juga memastikan hal itu tidak memengaruhi hasil akhir pilkada, karena telah diperbaiki sebelum proses rekapitulasi di tingkat kabupaten. (ndi/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Komisi Pemilihan Umum (KPU) #tren #evaluasi #orang #pilkada 2024 #jumlah #persen #pencoblosan #pasangan calon #Pilkada #Tingkat #Gunungkidul #pemilih #partisipasi #penurunan #rekapitulasi #Pemilihan Kepala Daerah #Pilkada 2020 #penelitian #kapanewon #Catatan #Daftar Pemilih Tetap (DPT) #SUARAT SUARA #masyarakat #kendala teknis