GUNUNGKIDUL - Destinasi wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul, mendadak tutup selama sehari pada Senin (21/10/2024). Hal ini karena adanya serangan tawon gong yang sempat melukai seorang warga hingga dilarikan ke rumah sakit akibat pembengkakakn serius.
Merespons insiden yang membahayakan itu, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nglanggeran melakukan penyisiran dan evakuasi sarang lebah madu raksasa tersebut. Sebab warga yang menjadi korban sengatan berada di lahan pertanian dekat kawasan wisata. Namun hingga saat ini belum ada laporan pengunjung wisata yang turut menjadi korban sengatan tawon.
“Dua sarang tawon berhasil kami evakuasi dengan bantuan alat pelindung dan peralatan khusus. Kami pastikan area wisata aman untuk pengunjung,” ungkap Mursidi, Ketua Pokdarwis Nglanggeran Mursidi Jumat (25/10/2024).
Menurut Mursidi, sarang tawon tersebut terletak di pepohonan yang berada di kaki gunung. Habitat alaminya memang berada di Gunung Api Purba Nglanggeran. Namun baru kali ini terjadi serangan yang membuat warga terluka.
Dia menduga, gangguan dari elang yang mungkin mendekati sarang menjadi pemicu tawon-tawon tersebut keluar dan menyerang manusia. “Kemungkinan besar, sarang mereka diganggu oleh elang sehingga membuat tawon gong merasa terancam dan bereaksi menyerang manusia,” kata Mursidi dalam keterangannya kepada media.
Sementara itu, Lurah Nglanggeran Widada menambahkan, keberadaan sarang tawon gong cenderung berpindah-pindah di sekitar hutan Nglanggeran. Hal ini kerap membuat warga waspada, terutama mereka yang beraktivitas mencari rumput atau berkebun di sekitar hutan. Menurutnya, warga telah beberapa kali dikejar oleh tawon-tawon ini yang bertindak agresif.
“Sudah sering warga menjadi korban sengatan. Pengelola wisata dan pihak pemadam kebakaran beberapa kali turut membantu melakukan upaya pemusnahan sarang untuk menjaga keamanan,” ujar Widada. (ndi/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita