Rakino terseret ombak saat duduk di bebatuan dengan membelakangi ombak ketika sedang memancing, Senin (5/2) sekitar pukul 10.30 WIB.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi 1 Sunu Handoko mengungkapkan, kronologis hilangnya lelaki paruh baya itu yang merupakan warga Jepitu, Girisubo.
"Berdasarkan keterangan dari saksi yang berada di lokasi kejadian, korban diketahui sedang memancing bersama dua orang rekannya," ujar Sunu saat dikonfirmasi.
Pada saat korban memasang kail pancing, lanjut Sunu, korban duduk di bebatuan tepat membelakangi laut.
Akibatnya, korban tidak melihat datangnya ombak dan menyeretnya hingga ke tengah.
"Saat terjatuh ke laut, korban sempat terlihat dua kali di permukaan hingga akhirnya tenggelam," ucapnya.
Pihaknya mendapat laporan 15 menit setelah kejadian satu orang pemancing terseret ombak. "Kami menerima laporan sekitar 10.45 WIB," bebernya.
Anggota SAR Pantai Jungwook dan Wediombo menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk menindak lanjuti laporan salah seorang rekan korban.
"Kami menggunakan dua perahu jukung untuk menyisir lokasi jatuhnya korban," terangnya.
Kendati demikian, hingga saat ini korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.
"Saat ini tim SAR masih melakukan proses pencarian, untuk perkembangannya segera kami laporkan," pungkasnya.
Editor : Bahana.