Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harga Beras Belum Juga Turun, per Kilogram Masih Rp 15 Ribu

Gunawan RaJa • Rabu, 11 Oktober 2023 | 17:30 WIB

BELUM STABIL - Warga di wilayah Kapanewon Paliyan antre mendapatkan bantuan beras dari pemerintah beberapa waktu lalu.DOKUMEN RADAR JOGJA
BELUM STABIL - Warga di wilayah Kapanewon Paliyan antre mendapatkan bantuan beras dari pemerintah beberapa waktu lalu.DOKUMEN RADAR JOGJA


RADAR JOGJA - Program bantuan pangan dan operasi pasar (OP) belum mampu menstabilkan harga beras. Di Kabupaten Gunungkidul, harga bahan makanan pokok tersebut masih Rp 15 ribu per kilogram (kg). Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Gunungkidul Asar Janjang Riyanti mengatakan, saat ini harga beras medium Rp 13 ribu per kg. Sementara beras jenis premium Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu per kg."Harga beras belum turun," kata Asar, Selasa (10/10/23).


Bekerjasama dengan pihak terkait, dinas perdagangan juga terus menyalurkan program cadangan pangan pemerintah (CPP). Meski diakui upaya menjaga pasokan harga pangan (SPHP) tersebut belum mampu menurunkan harga namun program yang tidak berhenti."Masih jalan, CCP masih," ujarnya.

Pada tahap pertama penyaluran beras murah menyasar wilayah Kapanewon Paliyan. Harga beras murah dipatok Rp 10.500 per kilogram. Pembelian dibatasi maksimal 4 paket beras, satu paket sebanyak 5 kilogram."Tahap pertama bekerjasama dengan Bulog menyalurkan 13,5 ton beras. Hanya dalam dua jam beras langsung habis," jelasnya.

Mengingat banyaknya permintaan, Disdag Kabupaten Gunungkidul kembali mengajukan Operasi Pasar (OP) kepada Bulog. Tahap kedua mengusulkan sebanyak 15 ton. Rencananya beras dengan harga miring tersebut diarahkan ke lima titik."Masing-masing wilayah Kapanewon Purwosari, Tepus, dan Kapanewon Wonosari. Di Wonosari ada Kalurahan Piyaman, Plembutan dan Wunung," jelasnya.

Kepala Kantor Bulog Gunungkidul Imam Wahyu Hidayat mengatakan, program penyaluran bantuan beras masih berjalan. Dalam waktu dekat menyasar wilayah Kapanewon Saptosari dan Gedangsari."Setiap hari sampai hari Kamis minggu depan," kata Imam.

Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Heri Nugroho berharap masih tingginya harga beras segera direspon pemerintah. Jika terlambat mengambil kebijakan, dikhawatirkan dampaknya bisa merugikan masyarakat."Kasihan masyarakat terdampak kenaikan harga beras," kata Heri Nugroho. (gun/din)

Editor : Satria Pradika
#Gunungkidul #operasi pasar #Disdag #SPHP