Karena jumlah kambing mencapai ribuan, pembagian berlangsung di lapangan terbuka Kalurahan Grogol, Kapanewon Paliyan Minggu (10/7). Perwakilan warga berdatangan untuk melakukan registrasi.
Perwakilan panitia penyelenggara Joni Santoso mengatakan, penerima ternak kambing terdiri dari berbagai masjid, pesantren, serta instansi. "Penerima paling sedikit 3 ekor kambing, paling banyak 200 ekor. Hewan kurban seluruhnya adalah kambing," kata Jono Santoso.
Mewakili shohibul kurban, akikah, dan nazar, pihaknya menyampaikan pesan damai dan kasih sayang kepada warga Gunungkidul. Tidak menutup kemungkinan bantuan serupa atau dalam bentuk lain dapat terwujud di kemudian hari.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada umat muslim Singapura atas bantuan yang diberikan. Kambing kurban, akikah, dan nazar telah diterima dalam kondisi baik."Mudah-mudahan kerja sama yang selama ini telah terbangun, terus tumbuh dan saling memberi manfaat di kemudian hari," kata Sunaryanta.
Menurutnya, baru pertama kali di Gunungkidul penyerahan hewan kurban sebanyak ini. Pihaknya berharap ke depan sinergitas dapat terus berlanjut. Tidak hanya kegiatan kurban namun dapat diwujudkan dengan kegiatan lain.
Nanti, masing-masing desa akan menerima hewan kurban sejumlah 75 ekor kambing dan 2 ekor sapi dengan kegiatan penyerahan dan pemotongan lalu diserahkan kepada masyarakat sekitar.
Terpisah, seorang warga setempat, Sukino menyambut bahagia pemberian ternak kambing dari umat muslim Singapura. Diakui, pada Idul Adha tahun ini jumlah penyembelihan hewan kurban menurun dibanding tahun sebelumnya."Baru sekarang melihat bantuan datang banyaknya seperti ini," kata Sukino. (gun/din) Editor : Editor Content