RADAR JOGJA - Nelayan Pantai Selatan Gunungkidul pantas semringah. Sebab hasil tangkapan ikan layur dalam beberapa hari terakhir melimpah. Ikan jenis tersebut akan dikirim ke luar negeri.
Petugas timbang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Drini, Kemadang, Tanjungsari, Budi T mengatakan, salah satu kawasan panen ikan layur ada di Pantai Drini. Panen sejak awal Oktober 2020, dan diperkirakan melimpah hingga beberapa hari kedepan. ”Nelayan rata-rata menjual ke TPI sebanyak 1 kwintal per hari. Belum jenis ikan yang lain," kata Budi kemarin (19/10).
Dikatakan, tangkapan ikan dikirim ke Cilacap, Jawa Tengah, oleh empat pengepul yang membeli ikan khusus layur. Selain untuk memenuhi permintaan konsumsi dalam negeri, juga dikirim juga ke luar negeri.
"Harga (ikan) layur hitam Rp 20 ribu per kg, kuning Rp 27 ribu per kg dan kecil Rp 12 ribu per kg. Kami pernah sehari menerima 3 ton ikan dari nelayan," ucapnya.
Menurut dia, ada belasan nelayan setiap hari mencari ikan di kawasan Pantai Selatan Gunungkidul. Selain ikan jenis layur, nelayan juga memburu ikan bawal, termasuk jenis rezeki laut yang lain.
Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan saat ini gelombang dan angin landai. Nelayan bisa melakukan aktivitas menangkap ikan dengan maksimal. "Walau begitu kami selaku petugas mengimbau kepada nelayan agar tetap berhati-hati. Jangan lupa menggunakan pelampung," kata Surisdiyanto. (gun/bah)
Editor : Editor Content