Ketua JIWA sekaligus Ketua Penyelenggara, Ahwie menjelaskan, JIWA Wedding Bazaar 2026 menjadi ruang pertemuan eksklusif antara calon
pengantin dan 55 vendor pernikahan terbaik.
Mulai dari wedding organizer, dekorasi,
busana pengantin, fotografi maupun videografi, hingga entertainment pernikahan. Dengan
konsep bazaar, para pengunjung berkesempatan mendapatkan penawaran harga
spesial yang hanya tersedia selama acara berlangsung.
"Kami juga menyediakan grand prize berupa sepeda motor, iPad, serta voucher menginap
di hotel bintang lima," katanya dalam jumpa pers yang digelar di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo, Rabu (21/1).
Dengan demikian, Ahwie berharap kegiatan ini bisa menambah pengalaman berkesan bagi
para calon pengantin yang hadir. Acara ini juga dibuat dengan semangat untuk memberi kemudahan dan rasa aman bagi calon pengantin. Agar persiapan pernikahan bisa berjalan lebih nyaman, aman, dan menyenangkan.
JIWA Wedding Bazaar 2026 ini disebut jadi jawaban atas keresahan masyarakat terkait maraknya kasus penipuan di industri pernikahan. Lantaran seluruh vendor yang tergabung sudah dipastikan bekerja secara profesional.
Untuk menjadi anggota JIWA, vendor di wilayah Jogjakarta minimal harus beroperasi selama lima tahun. Media sosialnya aktif serta mendapat rekomendasi dari tiga pengurus serta dua anggota.
"Calon pengantin dapat konsultasi untuk mendapat gambaran jelas soal konsep dan anggaran pernikahan mereka," katanya.
Baca Juga: Terpaksa Tak Bisa Menerima Kehadiran Suporter Persebaya ke SSA Bantul, Brajamusti Meminta Maaf
Pengurus JIWA yang lain, Ranny Caroline menambahkan, saat ini para mempelai semakin aktif untuk menyiapkan pernikahan impiannya. Misalnya, dengan menambahkan konten kreator atau memilih lokasi di luar ruangan.
"Jadi kami terjemahkan permintaan pernikahan impian itu menjadi nyata. Tapi tidak makan anggaran," katanya.
JIWA Wedding Bazaar 2026 diselenggarakan dengan kerja sama Plaza Ambarrukmo Yogyakarta dan didukung oleh Grand Hotel De Djokja sebagai sponsor.
Diharapkan kegiatan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jogjakarta. Khususnya dalam industri pernikahan. Acara ini terbuka bagi seluruh calon pengantin yang ingin melangsungkan pernikahan di Jogjakarta.
(del)