Gelaran rutin tahunan ini akan menghadirkan 40 musisi. Mulai dari Monita Tahalea, Barry Likumahuwa Jazz Connection, NonaRia x Dua Empat, dan lain-lain. Adapula musisi internasional dari Belanda dan Perancis.
Board Creative Ngayogjazz 2022 Adji Wartono menjelaskan nantinya akan ada 6 panggung. Lima panggung diantaranya akan khusus menampilkan musik. Sementara satu panggung lainnya menampilkan musik dan tradisi.
“Pandemi ini banyak komunitas musik luar kota yang berkembang. Kalau kita dulu hanya mengundang 12 komunitas, tahun ini sudah 18 komunitas musik jazz yang ada diluar Jogjakarta,” jelasnya saat ditemui di Hotel Alana Sleman, Kamis (17/11).
Adji berharap Ngayogjazz nantinya dapat menjadi ruang ekspresi yang beragam dan luas. Hal ini diwujudkan dengan adanya sesi tukar ilmu bersama para musisi jazz. Momen ini juga sekaligus menjadi wadah untuk persemaian bibit-bibit musisi jazz.
Seluruh persiapan turut melibatkan masyarakat Cibuk Kidul. Diawali dengan edukasi berupa mitigasi bencana. Ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana atau kecelakaan selama even berlangsung.
“Untuk jumlah pengunjung kami belum tahu. Yang jelas kami telah berkoordinasi dengan warga dan aparat kepolisian. Kami juga sudah survei keamanan bersama tim rescue. Akan ada ambulans dan pemadam kebaran juga nanti di sana,” katanya. (isa/dwi) Editor : Editor News