Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diduga Mempermainkan Ritual Keagamaan, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Kritik Tajam Film Kiblat!

Cici Jusnia • Senin, 25 Maret 2024 | 20:45 WIB
Poster film Kiblat. (Dok. Leo Pictures)
Poster film Kiblat. (Dok. Leo Pictures)

RADAR JOGJA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, mengeluarkan kritikan tajam terhadap film "Kiblat", yang dibintangi oleh Ria Ricis, Hana Saraswati, Arbani Yasiz, Yasmin Napper, dan Dennis Adhiswara.

Menurutnya, film ini dianggap mempermainkan ritual keagamaan demi kepentingan bisnis.

Dilansir dari Jawa Pos pada Senin (25/3), poster promosi film "Kiblat" menjadi pemicu kritikan KH Cholil Nafis.

Poster tersebut memperlihatkan sosok yang sedang melakukan rukuk dalam sholat, namun dengan kepalanya dibuat menghadap ke atas dengan wajah menyeramkan.

Menurutnya, hal ini merupakan kampanye hitam terhadap ajaran agama Islam.

"Dengan memanfaatkan judul 'kiblat', yang merupakan arah sholat bagi umat Islam, untuk kepentingan bisnis film adalah sebuah bentuk pelecehan terhadap nilai-nilai agama," tegas KH Cholil Nafis.

Beliau menegaskan bahwa film semacam itu tidak seharusnya diberikan ruang untuk ditayangkan dan meminta agar penayangan film ini dihentikan.

Kritik tersebut disampaikan oleh KH Cholil Nafis melalui media sosial, di mana beliau mendapatkan dukungan luas dari netizen yang sepakat dengan pandangannya setelah melihat poster "Kiblat".

Dukungan dari netizen tak hanya sekadar moral, namun juga mengarah pada tindakan konkrit.

Banyak dari mereka meminta agar MUI mengeluarkan fatwa haram terhadap menonton film "Kiblat".

"Sudah banyak film serupa kiai. Tolong MUI keluarkan fatwa segera terkait pengharamannya. Dan minta juga KPI untuk bersinergi memberantas film-film serupa," ujar salah satu netizen.

Netizen juga menyoroti dampak psikologis dari film-film semacam ini terhadap masyarakat.

Baca Juga: Ini Faktanya, Beberapa Manfaat Daun Mengkudu bagi Kesehatan, Salah Satunya Mengontrol Tekanan Darah

Mereka menekankan perlunya tanggapan serius dan tegas terhadap film-film yang mempermainkan nilai-nilai agama.

"Ini sebentuk propaganda penghinaan terhadap orang sedang sholat menghadap kiblat. Kita viralkan agar film dibuang ke got saja. Demi film laris, nabrak adab atau etika pun dilakukan," timpal seorang netizen.

Editor : Bahana.
#kiblat #Film Kiblat