RADAR JOGJA – Scoot Derrickson, setelah sukses menyutradarai film The Black Phone pertama, kini dikabarkan akan kembali menyutradarai sequelnya yaitu The Black Phone 2.
Kabar tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Blumhouse dan Universal, beserta mengonfirmasi tanggal perilisan The Black Phone 2 ini yaitu pada tahun 2025 bulan Juni.
Namun untuk detail plot ataupun judul resmi, masih belum diketahui.
Akan tetapi, aktor Ethan Hawke dipastikan akan kembali berperan sebagai The Grabber.
The Grabber merupakan seorang pesulap dan penculik anak serta pembunuh berantai yang menggunakan topeng.
Pada film pertama, The Grabber melakukan penculikan terhadap seorang anak laki-laki berumur 13 tahun yang kemudian diasingkan di ruang bawah tanah.
Di ruangan tersebut, anak laki-laki itu menemukan sebuah telepon hitam (black phone) yang ternyata menghubungkannya dengan korban penculikan sebelumnya yang telah meninggal.
Film pertama yaitu The Black Phone, menjadi film horror terbaik di tahun 2022 dengan maeraih pendapatan sebanyak $161 juta secara global.
Derrickson memang terbuka jika kisah The Grabber tersebut diulang kembali.
Akan tetapi, dia akan membuatnya dengan kembali membawa Ethan Hawke sebagai sosok The Grabber.
Jika tidak dengan Ethan, dikatakan Derrickson, sequel tersebut tidak ada gunanya.
Mendengar kabar tentang sequel film The Black Phone, Ethan Hawke memberikan tanggapannya.
Dirinya merasa gembira jika bisa bersatu kembali dalam film The Black Phone tersebut, walaupun dia tidak yakin dengan apa yang ingin dia jelajahi dengan sosok The Grabber di sequel tersebut.
Diketahui, film The Black Phone merupakan adaptasi dari cerita pendek berjudul sama yang merupakan karya Joe Hill.
Pada cerita pendek tersebut, The Grabber juga merupakan sosok penculik dan pembunuh berantai.
The Grabber kerap meneror orang-orang di pinggiran Kota Denver pada akhir tahun 70-an.
Menculik anak-anak di pinggiran kota tersebut, yang kemudian ditinggalkannya diruang bawah tanah yang juga terdapat telepon hitam (black phone).
Black phone di situ juga dapat menghubungkan mereka ke korban-korban sebelumnya yang telah meninggal.
Dalam versi film layar lebar ini, The Black Phone merupakan film dengan genre horror yang mempunyai tema-tema gelap, jumpscare, dan elemen-elemen yang menarik. (Anistigfar/Radar Jogja)
Editor : Meitika Candra Lantiva