RADAR JOGJA – Mike Verdu mengungkapkan bahwa Netflix senang membangun bisnis game-nya secara bertahap, tetapi bukan berarti upayanya tidak memiliki ambisi.
Informasi ini diungkapkan Verdu saat wawancara dengan Axios.
Melansir dari Gamedaim, Verdu mengatakan, Netflix tidak membuat banyak taruhan besar.
Perusahaan ini bersabar dengan taruhan – taruhan tersebut dan berusaha untuk melakukannya dengan benar. Itu adalah salah satunya.
“Ini bukan, Anda tahu, memasukkan jari anda dan mencoba – coba. Anda membuat sebuah komitmen dan anda melakukannya dengan benar. Kami sangat senang dengan daya tarik yang kami miliki sejauh ini. Para anggota menemukan game. Jumlah orang yang bermain terus bertambah,” ucap Verdu, dikutip Jumat, 15 Desember 2023.
Menurut Verdu, di tahun di mana ribuan industri game mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), tim game Netflix tidak mengalami hal tersebut.
Netflix juga kini memiliki lebih dari 10 game yang sedang dikembangkan secara internal dan ada 90 game yang sedang dikerjakan melalui mitra eksternal.
“Kami tidak akan melakukan kampanye pemasaran besar – besaran untuk mengatakan ‘Game ada di Netflix. Game – game ini ada di dalam Netflix, yang memiliki jejak distribusi yang sangat besar, pastinya. Kuncinya adalah menghubungkan anggota kami dengan game – game yang akan mereka nikmati. Itu tidak harus datang sekaligus,” kata Verdu.
Verdu juga mengatakan banyak perusahaan teknologi yang akan masuk ke suatu area, mengeluarkan MVP (minimum viable product), dan kemudian seluruh nasib inisiatif bergantung pada hasil MVP tersebut.
“Sedangkan Netflix berpikir tentang: ‘Seperti apa dunia ini dalam 5 atau 10 tahun ke depan dan di mana kita harus berada?”
Editor : Bahana.