Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sempat Terpuruk Pada 2022. Awal Tahun 2024 Twitch Amazon Kembali Pangkas 500 Karyawan

Adek Ridho Febriawan • Jumat, 12 Januari 2024 | 18:25 WIB
Logo Twitch, perusahaan raksasa ritel online.
Logo Twitch, perusahaan raksasa ritel online.

RADAR JOGJA - Situs streaming langsung Amazon.com Inc umumkan Twitch dikabakarkan bakal melakukan PHK terhadap 35 persen stafnya, atau sekitar 500 pekerja.

Melansir dari bloombergtechnoz, Pemotongan tersebut, yang dapat diumumkan segera terjadi di tengah kekhawatiran atas kerugian di Twitch dan setelah beberapa eksekutif puncak meninggalkan perusahaan dalam kurun waktu beberapa bulan.

Meski berita PHK itu telah menyebar, namun Juru bicara Twitch menolak berkomentar.

"Menjalankan situs web berskala besar yang mendukung 1,8 miliar jam konten video langsung dalam sebulan sangatlah mahal. Meskipun Twitch bergantung pada infrastruktur Amazon," kata para eksekutif perusahaan. 

Pada Desember, Chief Executive Officer Twitch Dan Clancy melalui postingan blog mengatakan, perusahaannya akan menghentikan operasinya di Korea Selatan, karena biayanya “sangat mahal.

Twitch telah meningkatkan fokusnya pada periklanan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut orang-orang yang meminta untuk tidak disebutkan namanya saat membahas informasi pribadi. 

Sembilan tahun setelah Amazon mengakuisisi perusahaan tersebut, bisnis tersebut tetap tidak menguntungkan.

Pada bulan-bulan terakhir tahun 2023, beberapa eksekutif puncak mengumumkan pengunduran diri mereka.

Termasuk chief product officer Twitch, chief customer officer, dan chief content officer.

Twitch juga kehilangan kepala bagian pendapatannya, yang bekerja di Twitch dari unit Iklan Amazon.

“Selalu terasa pahit ketika para pemimpin berbakat terus mengejar peluang baru,” kata juru bicara Twitch saat itu.

“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi mereka terhadap Twitch dan komunitas kami dan mendoakan yang terbaik untuk mereka,” imbuhnya.

Semua mantan karyawan Twitch menolak berkomentar.

Twitch diketahui melakukan dua putaran PHK tahun lalu.

Yakni dengan memangkas lebih dari 400 posisi, sebagai bagian dari pengurangan pekerjaan yang lebih luas di Amazon.

Raksasa ritel online ini memulai PHK terbesar yang pernah terjadi di perusahaan pada tahun 2022, yang diperluas menjadi 27.000 posisi di seluruh perusahaan.

Hal ini berlanjut pada bulan Oktober dengan pemotongan baru pada divisi musiknya, yang mencakup platform streaming audio perusahaan dan etalase digital untuk lagu-lagu.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Staf #perusahaan #Twitch #Raksasa ritel online #juru bicara #PHK