GUNUNGKIDUL - Dalam tiga bulan terakhir daya beli masyarakat di Gunungkidul turun secara beruntun.
Lesunya keinginan masyarakat untuk belanja disebabkan sejumlah faktor, salah satunya dampak inflasi.
Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (Apkli) Kabupaten Gunungkidul Jumino mengkonfirmasi hal tersebut.
Dia mengatakan, melemahnya daya beli masyarakat terasa sejak September 2023. Anggota yang tergabung dalam APKLI mengeluh lantaran sepi pembeli.
"Jualan agak sepi, dirasakan sejak 3 bulan terakhir. Usaha saya penurunannya sampai 50 persen," kata Jumino Jumat (10/11).
Diharapkan melalui kegiatan tersebut, masyarakat bisa mengakses pangan dengan harga murah, khususnya warga kurang mampu. (gun)