Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jokowi Jelaskan Dalam Pembangunan Konektivitas Harus Memiliki Empat Hal, Apa Saja...

Bahana. • Kamis, 19 Oktober 2023 | 18:30 WIB
Presiden Jokowi saat berpidato di High Level Forum yang digelar di China National Convention Center, Bijing, pada Rabu(18/10) (sumber : setpres)
Presiden Jokowi saat berpidato di High Level Forum yang digelar di China National Convention Center, Bijing, pada Rabu(18/10) (sumber : setpres)

 RADAR JOGJA – Presiden RI Joko Widodo hadir di High Level Forum dengan mengangkat tema “Connectivity in an Open Global Academy” yang digelar di China National Convention Center, Bijing, pada Rabu(18/10).

Turut didampingi oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku Ad Interim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Erick Thohir, Menteri Perdagangan Zulkfli Hasan, Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet dan Duta Besar RI untuk RRT Djauhari Oratmangun.

Dalam pidatonya, Presiden mengatakan jika terdapat empat hal penting dalam membangun negara.

“Yang pertama, harus memberikan manfaat ekonomi. Yang kedua, harus dilakukan merata dan inklusif. Yang ketiga, harus memperhatikan aspek keberlanjutan, dan yang keempat, harus didukung pengembangan sumber daya manusia dan alih teknologi,” terang Presiden.

 Untuk pembangunan konektivitas Presiden Jokowi melihat bahwa keempat hal itu merupakan landasan dalam kerjasama Belt and Road Initiative (BRI).

“Sehingga BRI ini dapat menjadi solusi bagi pengembangan konktivitas dan berkontribusi bagi perdamaian di kawasan untuk menciptakan kemakmuran bersama,” lanjut Jokowi.

Jokowi juga memaparkan sejumlah pembangunan yang telah dilakukan Indonesia selama ia menjabat. Presiden yakin jika pembangunan konektivitas merupakan cikal bakal kemakmuran bagi sebuah negara.

“Selama Sembilan tahun sampai akhir 2023, Indonesia membangun lebih dari dua ribu kilometer jalan told an juga membangun jalan non-tol, pelabuhan-pelabuhan baru dan bandara-bandara baru,” katanya.

Selain pembangunan infrastruktur besar Jokowi juga melakukan pembabangunan insfrastruktur kecil dan tersebear di Indonesia.

“Ada lebih dari 320 ribu kilometer jalan desa, 1,7 juta meter jembatan dan lain-lainnya,” ungkap Presiden.

Presiden mengatakan jika Indonesia masih terus memperluas konektivitas digital untuk menjangkau daerah perbatasan serta pembangunan fasilitas-fasilitas peayanan masyarakat seperti kesehatan dan pendidikan.

“Semua itu dapat mendongkrak daya saing ekonomi dan investasi Indonesia, serta menjadi fundamental pertumbuhan yang kokoh dan berkelanjutan,” tandasnya. (Caswati)

 

 

 

Editor : Bahana.
#radar jogja #BUMN #Jokowi #presiden #pembangunan