RADAR JOGJA - Pelaku pariwisata di DIJ secara resmi meluncurkan aplikasi Jogja Carnival. Menjadi wujud kolaborasi lintas sektor untuk terus mempromosikan pariwisata dan mendatangkan wisatawan ke DIJ. Tak sekadar informasi event wisata, juga terdapat promo hingga diskon bagi wisatawan.
Ketua Pelaksana Jogja Carnival Arif Effendi menyebut, aplikasi Jogja Carnival ini diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIJ, BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIJ, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) dan pelaku pariwisata di DIJ lainnya. Saat ini sudah tersedia secara gratis untuk di-download di PlayStore. Meski baru tersedia untuk android. "Ada dua poin penting di aplikasi ini yaitu transaksi dan atraksi," ungkapnya ditemui di sela launching aplikasi Jogja Carnival Minggu (6/8/2023).
Baca Juga: Aplikasi Jogja Carnival Tawarkan Promo hingga Jadwal Atraksi Wisata
Arif menjelaskan, melalui aplikasi ini masyarakat Jogjakarta juga bisa turut mempromosikan event yang digelar. Termasuk para pelaku pariwisata maupun seni budaya hingga olahraga bisa menginformasikan agenda kegiatan yang akan digelar di Jogjakarta. Harapannya, lanjut Arif, bisa dibaca wisatawan yang akan menjadwalkan kedatangannya ke Jogjakarta.
Hal itu juga akan didukung dengan diskon hingga aneka hadiah yang disediakan pelaku pariwisata melalui aplikasi. Menurut dia, dari kalangan perhotelan, jasa perjalanan, toko oleh-oleh hingga transportasi juga memberikan aneka hadiah bagi wisatawan melalui aplikasi Jogja Carnival tersebut. "Bisa menjadi informasi seluas-luasanya, kebutuhan di Jogja ada dalam genggaman dan sekaligus dapat hadiahnya," kata dia.
Baca Juga: Kurangi Penggunaan Sumber Timbunan Sampah, Sudut Pariwisata Harus Bersih
Dengan kehadiran aplikasi Jogja Carnival, juga diharapkan bisa saling mengisi dengan aplikasi milik Pemprov DIJ, Visiting Jogja. Jika dalam Visiting Jogja berisi informasi terkait destinasi wisata, melalui Jogja Carnival ada tambahan terkait great sale, diskon hingga hadiah. "Ini merupakan wujud konsep kolaborasi pentahelix dalam memajukan pariwisata di Jogjakarta," ungkapnya.
Plt Asisten Sekprov DIJ Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Aris Eko Nugroho mengamini, kehadiran aplikasi Jogja Carnival jadi wujud kolaborasi berbagai pihak. Sekaligus membuktikan kebersamaan dan komitmen mengembangkan wisata di Jogjakarta dengan terus berinovasi. "Yang harapannya bisa mendongkrak jumlah wisatawan ke Jogjakarta," katanya.
Menurut dia, dengan pemanfaatan teknologi dan inovasi, destinasi unggulan di Jogjakarta bisa diketahui wisatawan di dalam maupun luar negeri. Apalagi di Jogjakarta banyak event yang digelar. Aplikasi, lanjut Aris, merupakan alat untuk turut membantu mempromosikan event yang digelar. Meski diakuinya, masih jadi PR untuk bisa mengkolaborasi semua pihak. "Untuk mewujudkan Jogja yang menarik dalam destinasi wisata, ramah dan makin modern," harapnya. (pra)
Editor : Heru Pratomo