SLEMAN - Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta tak main-main soal rencana pengembangan kampus. Hingga tahun 2035, Unisa telah menyiapkan strategi matang yang dibagi dalam tiga fase.
Rektor Unisa Yogyakarta Dr Warsiti mengatakan, roadmap pengembangan kampus hingga 2035 diyakini mampu membawa Unisa ke level lebih tinggi.
“Kami punya program pengembangan hingga 2035, dijabarkan dalam tiga tahapan. Semua kami rancang untuk membawa Unisa semakin maju,” kata Warsisti Jumat (20/12/2024).
Tiga langkah besar Unisa dimulai dengan fase Unisa tumbuh. Terhitung sejak 2016 sampai 2021. Di tahap ini, fokus pada peningkatkan kapasitas kampus secara kuantitas dan memperkuat kelembagaan.
"Penguatan kelembagaan terus berjalan," ujarnya.
Masuk ke fase kedua, Unisa mulai berkembang, mulai 2021 hingga 2030 mendatang. Kampus serius mengincar daya saing di tingkat nasional dan internasional. Targetnya, bisa menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa, tak hanya di dalam negeri tapi juga luar negeri.
Tahap terakhir, Unisa unggul pilihan bereputasi internasional. Ditargetkan bisa tercapai pada 2030, dan 2035 menjadi puncak dari rencana tersebut.
"Pada fase ini, Unisa ingin berdiri sejajar dengan kampus-kampus kelas dunia," ucapnya.
Dalam rangka menyukseskan program besar itu, Warsiti pun mengajak seluruh civitas akademika melalui agenda rapat kerja kampus. Selain sosialisasi dan diskusi, juga dilakukan evaluasi.
"Dengan roadmap yang sudah disusun, kami optimistis Unisa bisa terus berkembang dan membawa nama baik Indonesia di kancah internasional," tegasnya. (gun/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita