Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengulik Sosok Ibu Menurut Fx Wahyu Widiantoro, Ibu: Lebih dari Sekadar Peran

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 21 Desember 2024 | 16:58 WIB
Staf Pengajar Psikologi UP45 Yogyakarta Fx Wahyu Widiantoro.
Staf Pengajar Psikologi UP45 Yogyakarta Fx Wahyu Widiantoro.

RADAR JOGJA - Staf Pengajar Psikologi UP45 Yogyakarta Fx Wahyu Widiantoro memiliki pandangan tersendiri mengenai sosok Ibu.

Sosok ibu memiliki makna yang begitu dalam dan menyentuh berbagai aspek kehidupan.

Sejak awal kehidupan, ikatan emosional antara ibu dan anak membentuk fondasi penting bagi perkembangan kepribadian seseorang.

"Melalui interaksi yang penuh kasih sayang dan perhatian yang konsisten, seorang ibu membantu anaknya membangun rasa percaya diri, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan hidup," ungkapnya.

Pandangan masyarakat tentang "ibu yang baik" terus berkembang dari waktu ke waktu.

Dulu, peran ibu lebih banyak di rumah mengurus keluarga.

Kini, sosok ibu hadir dalam banyak peran - ada yang memilih fokus mengasuh anak, ada yang berkarir, dan banyak juga yang menjalankan keduanya.

Setiap pilihan ini membawa tantangan tersendiri, namun justru memperkaya arti menjadi seorang ibu di masa kini.

Kehadiran teknologi dan media sosial membawa warna baru dalam keseharian para ibu.

Mencari informasi tentang pengasuhan anak kini bisa dilakukan lewat internet, berbagi pengalaman dengan ibu lainnya pun menjadi lebih mudah.

Namun, hal ini juga membawa pertanyaan baru: bagaimana menjaga keseimbangan antara dunia nyata dan digital? Bagaimana mengajarkan anak menggunakan teknologi dengan bijak?

Dia pun menjelaskan bahwa di Indonesia, pemahaman tentang peran ibu mulai berubah sejak Kongres Perempuan I pada 22 Desember 1928.

Saat itu, para perempuan mulai menyadari bahwa ibu bukan hanya mengurus rumah, tapi juga bisa berperan aktif membangun bangsa.

Semangat ini masih terasa hingga sekarang, seperti terlihat dalam peringatan Hari Ibu ke-96 tahun 2024 dengan tema "Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045".

Kehidupan ibu di Indonesia sangat beragam dan dipengaruhi oleh kondisi di sekitarnya.

Masih banyak ibu yang kesulitan mendapat layanan kesehatan yang baik atau mencari sekolah berkualitas untuk anaknya.

Para ibu yang bekerja sering kali harus berjuang keras karena terbatasnya cuti melahirkan dan sulitnya mencari tempat penitipan anak yang terpercaya dan terjangkau.

Meski begitu, ibu-ibu di Indonesia terus menunjukkan kekuatan yang luar biasa.

Di desa, kita bisa melihat bagaimana ibu-ibu menjalankan warung kecil atau membuat kerajinan tangan sambil memastikan anak-anaknya tetap sekolah.

Di kota, banyak ibu muda yang membentuk kelompok-kelompok dukungan, saling berbagi tips dan pengalaman dalam mengasuh anak.

"Hari Ibu bukan sekadar momen nostalgia, melainkan kesempatan untuk memikirkan kembali bagaimana kita bisa mendukung para ibu lebih baik," tuturnya.

Bagaimana tempat kerja bisa lebih ramah terhadap ibu yang punya balita?

Bagaimana ayah dan keluarga besar bisa lebih terlibat dalam pengasuhan anak?

Bagaimana lingkungan dan tetangga bisa saling mendukung?

Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, peran ibu semakin beragam dan berharga.

Ada yang menjadi guru, dokter, pengusaha, peneliti, atau pemimpin masyarakat.

Setiap ibu membawa pengalaman dan kebijaksanaan unik yang memperkaya bangsa ini.

Yang lebih penting, mereka menunjukkan bahwa tidak ada satu cara yang paling benar untuk menjadi ibu yang baik.

Di tengah zaman yang terus berubah, mungkin sudah saatnya kita memandang peran ibu dengan cara yang lebih terbuka.

Setiap ibu punya cerita dan perjuangannya sendiri.

"Keberagaman pengalaman ini justru membuat peran ibu semakin kaya dan bermakna, tidak hanya bagi keluarga tapi juga bagi kemajuan bangsa," paparnya.



Editor : Meitika Candra Lantiva
#ibu #Sosok #Lebih dari Sekadar Peran #Sosok Ibu Menurut Fx Wahyu Widiantoro #Mengulik