BANTUL - Kebakaran terjadi di toko sembako Padukuhan Bembem, Trimulyo, Jetis Kamis (13/8/2026) pukul 01.00. Diduga karena korsleting listrik, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian mencapai Rp 1,5 miliar.
Kepala Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Kristanto Kurniawan mengatakan, kebakaran diketahui oleh tetangga pemilik toko yang menyadari adanya kepulan asap dari dalam toko sembako milik Nur Janah. Melihat hal tersebut, dia langsung meminta pertolongan kepada warga dan sempat memadamkan api secara manual sebelum menghubungi BPBD Bantul.
"Info masuk 01.17, kita ke lokasi 01.19 dan tiba di 01.23, akhirnya api bisa padam 03.43," katanya saat dihubungi, Kamis (13/8/2026).
Baca Juga: Kejar Zero Waste Akhir 2026 Kota Magelang Buka Peluang Investasi Teknologi Olah Sampah
Damkarmat kemudian menerjunkan lima kendaraan pemadam kebakaran, serta 23 personel untuk memadamkan api. Tidak hanya instansi ini, pihak lain seperti FPRB, babinsa, PMI, dan unsur lainnya membantu memadamkan api di bangunan dengan panjang 25 meter dan lebar 12 meter itu.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun, barang-barang dagangan sembako berupa minyak, beras, gula, sampo, makanan ringan, sabun, perabot rumah tangga, perlengkapan anak dan bayi, susu, serta kosmetik ludes dilalap si jago merah.
Baca Juga: Wajiran Kembali Jabat Lurah Srimulyo Pasca-Bebas dari Kasus Korupsi TKD, Langsung Ditugaskan Ini
"Toko itu bangunan yang disewa oleh pemilik selama lima tahun, usahanya sudah beroperasi kurang lebih lima tahun," ujarnya.
Meskipun telah ada dugaan kebakaran yang diakibatkan korsleting listrik, pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kejadian kebakaran itu. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita