BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menggencarkan vaksinasi human papillomavirus (HPV) dengan menyasar 12.560 anak pada Agustus 2026.
Program yang terintegrasi dalam Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) itu ditujukan untuk mencegah kanker leher rahim serta sejumlah penyakit akibat infeksi HPV.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bantul Samsu Aryanto mengatakan, vaksinasi HPV dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi HPV.
"Diberikan ke anak-anak karena dapat memberikan perlindungan yang lebih optimal," katanya, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga: Dasar Hukum Lemah, Satpol PP Kota Jogja Sulit Tertibkan Pengamen Perempatan Ber-Sound System
Dia menjelaskan, vaksinasi HPV diberikan satu kali kepada anak usia 11 tahun atau siswa kelas 5 SD, baik laki-laki maupun perempuan. Sementara itu, imunisasi kejar HPV akan diberikan kepada siswa kelas 6 SD usia 12 tahun dan kelas 9 SMP usia 15 tahun.
"Vaksinasi ini penting sekali untuk mencegah kanker leher rahim pada perempuan dan penyakit kutil kelamin, kanker anus dan penis untuk laki laki," terangnya.
Sebelum pelaksanaan vaksinasi HPV, dinkes telah mengikuti sosialisasi di tingkat provinsi. Selanjutnya, sosialisasi di tingkat kabupaten akan dilaksanakan pada 14 Juli 2026.
Kemudian diteruskan dengan sosialisasi di seluruh puskesmas di Kabupaten Bantul.
Sementara itu, Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara mengatakan, untuk meyakinkan para orang tua mengenai pentingnya vaksin ini, puskesmas akan memberikan sosialisasi kepada wali murid yang anaknya menjadi sasaran vaksinasi.
Pihaknya menargetkan cakupan vaksinasi mencapai 98 persen pada anak perempuan dan 90 persen pada anak laki-laki. "Kami harapkan vaksinasi ini, semua sasaran bisa divaksin agar terlindungi dari virus HPV," harapnya. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita