Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Empat Proyek Infrastruktur Rampung, Diklaim Bisa Pacu Ekonomi Warga Bantul

Cintia Yuliani • Rabu, 8 Juli 2026 | 22:00 WIB
MULUS: Kondisi Jalan Bangunjiwo-Kasihan yang sudah tidak lagi berlubang usai dilakukan perbaikan Rabu (8/7). (Cintia Yuliani/Radar Jogja)
MULUS: Kondisi Jalan Bangunjiwo-Kasihan yang sudah tidak lagi berlubang usai dilakukan perbaikan Rabu (8/7). (Cintia Yuliani/Radar Jogja)

BANTUL - Empat proyek pembangunan yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bantul resmi diselesaikan dan mulai dimanfaatkan masyarakat. Berupa Jalan Bangunjiwo-Kasihan, Jembatan Pucunggrowong Imogiri, Balai KB Imogiri, dan padat karya di Bakulan, Jetis. 

Pembangunan infrastruktur ini diklaim menjadi salah satu kunci untuk memperlancar mobilitas serta menggerakkan roda perekonomian daerah. "Tentunya dengan meningkatkan insfrastruktur akan menghidupkan roda perekonomian," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat peresmian empat proyek di Kantor Kalurahan Bangunjiwo Rabu (8/7).

Baca Juga: Pemkab Sleman Beri Penghargaan bagi Wajib Pajak, Bentuk Apresiasi Atas Kontribusi Pembangunan

Dengan selesainya peningkatan jalan dan pembangunan jembatan, keterisolasian wilayah dapat dikurangi. Serta arus mobilitas barang dan jasa menjadi lebih lancar. 

Sementara proyek padat karya, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sarana dan prasarana di tingkat kalurahan. Tetapi juga memperkuat semangat gotong royong. 

Melalui program tersebut, Pemkab Bantul membuka lapangan kerja bagi warga, menstimulasi ekonomi akar rumput, serta menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap fasilitas publik yang dibangun. "Kita juga melakukan pembangunan sumber daya manusia melalui proyek pembangunan Balai KB," bebernya.

Baca Juga: Jogja Punya Platform Digital untuk Pemasaran Hasil Bumi, Imbau Petani dan Pelaku Usaha Desa Lakukan Ini!

Pembangunan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga. Balai KB memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama melalui pelayanan, edukasi, serta jaminan kesehatan bagi ibu dan anak.

"Dari sinilah kita menyiapkan generasi masa depan Bantul yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting," katanya.  

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budiraharja mengatakan, pembangunan Jalan Bangunjiwo-Kasihan didanai APBN sebesar Rp 15,94 miliar. Sementara proyek padat karya di Bakulan Kulon RT 4 berupa pekerjaan cor blok didanai APBD Rp 100 juta dan menyerap 26 tenaga kerja.

 Baca Juga: Tanda Larangan Tak Terlihat hingga Infografis Pudar, Sebabkan Fasilitas Air Siap Minum di Titik Nol Masih Disalahgunkaan

Pembangunan Jembatan Pucunggrowong, lanjutnya, menelan APBD sebesar Rp 3,5 miliar. Sedangkan pembangunan Balai KB menghabiskan Rp 329 juta menggunakan anggaran DAK, bantuan operasional KB fisik 2025.

 

"Peresmian ini adalah wujud nyata kolaborasi yang selama ini dilaksanakan untuk mencapai visi misi yang ditetapkan bersama," katanya. (cin/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#kabupaten bantul #proyek #pembangunan #Bupati Bantul Abdul Halim Muslih #Ekonomi