Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

80 Personel SAR Gabungan Dikerahkan, Cari Korban Laka Laut di Pantai Goa Cemara

Cintia Yuliani • Senin, 6 Juli 2026 | 12:05 WIB
Personel SAR Gabungan sedang mencari korban di dekat tempat kejadian menggunakan drone Senin (6/7) - Cintia Yuliani/Radar Jogja
Personel SAR Gabungan sedang mencari korban di dekat tempat kejadian menggunakan drone Senin (6/7) - Cintia Yuliani/Radar Jogja

BANTUL - SAR gabungan masih mencari korban laka laut di Pantai Goa Cemara. Pencarian korban dibagi menjadi beberapa SRU antara lain SRU jukung, darat, dan udara. 

Koordinator SAR Gabungan DIJ Arif Rahman mengatakan, total sebanyak 80 personel SAR gabungan dikerahkan. Sejak pukul 06.00 SRU jukung dari SRI wilayah III, dan IV, serta Jogosegoro menyisir lokasi ke Pantai Baru. 

"Sampai saat ini SRU jukung masih di tengah belum balik," katanya saat ditemui di Pantai Goa Cemara Senin (6/7). 

Kemudian untuk SRU darat dibagi menjadi tiga yakni menyisir Pantai Pandansari, Pantai Cangkring, dan sekitar lokasi tempat kejadian. 

Baca Juga: Persik Kediri Umumkan Mantan Manajer PSIM Razzi Taruna Sebagai Direktur Olahraga Klub

Sementara itu, untuk SRU udara terdapat beberapa komunitas drone beserta SAR gabungan bersama-sama mencari korban. Sejak pagi SRU udara telah melakukan pencarian di Muara Progo, lalu dilanjutkan di lokasi kejadian. 

"Kalau untuk kendala ombaknya cukup tinggi, kemudian kondisi pantainya nggak terlalu datar," jelasnya. 

Di lokasi kejadian, orang tua dan keluarga korban menunggu di tepi pantai. Mereka terlihat masih terpukul dengan kejadian yang dialami MBR, 8. Sementara itu, perwakilan keluarga enggan memberikan keterangan karena masih dalam suasana berduka. 

Diberitakan sebelumnya, Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, laka laut terjadi di Pantai Goa Cemara Minggu (5/7) pukul 13.27. Kejadian terjadi saat kakak beradik MBR, 8, dan MBS, 5,  mencuci tangan serta kaki di bibir pantai, usai mencari kepiting. Tanpa diduga, tiba-tiba datang ombak besar dari arah samping yang kuat menyeret keduanya ke arah laut. 

Saat ombak menyeret kedua saudara ini, ayah korban WTW, 41, yang sedang berada di tepi pantai sontak langsung menyelamatkan anaknya. 

"Namun hanya berhasil menarik dan mengamankan sang adik, sedangkan MBR hanyut terbawa arus," jelasnya Minggu (5/7). 

Dia mengimbau kepada seluruh pengunjung pantai untuk selalu waspada dan mematuhi rambu peringatan keselamatan yang telah dipasang. Orang tua wajib mengawasi anak-anak mereka agar terhindar dari bahaya arus. Sebab, kondisi ombak dan arus laut di pantai selatan sering kali berubah secara tiba-tiba dan cukup berbahaya.

Baca Juga: Tambak Udang Milik Pemprov Jateng Sukses Panen di Tengah Kawasan Industri, Ternyata Ini Teknologi Yang Digunakan

"Kami berharap proses pencarian dapat segera menemukan korban dalam keadaan selamat,” pungkasnya. (cin)

Editor : Bahana.
#tim sar #Pantai Goa Cemara