BANTUL - Kebakaran terjadi di Padukuhan Sumur, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul Senin (8/6) pukul 17.45. Kebakaran diduga disebabkan dari sampah kayu yang dibakar, sehingga merembet di tumpukan kayu dan merembet atap dapur.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, kronologi kejadian berawal saat pemilik rumah membersihkan sampah kayu dan membakarnya. Kemudian tiba-tiba api membesar menyambar tumpukan kayu dan atap dapur yang terbuat dari bambu.
"Lalu cucu korban mengajak korban keluar dan meminta tolong kepada warga," katanya Selasa (9/6).
Warga kemudian menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul serta Bhabinkamtibmas Palbapang. Sekitar 17.50 dua armada pemadam kebakaran sampai di lokasi. "Pukul 18.10 kobaran api dapat dipadamkan," tuturnya.
Akibat kejadian ini bangunan dengan luas enam kali lima meter terbakar dengan kerugian sekitar Rp 7 juta.
Kepala Damkarmat BPBD Bantul Kristanto Kurniawan mengimbau masyarakat agar dapat menghindari kebakaran untuk memastikan kompor, tabung gas, dan peralatan listrik dalam kondisi baik serta digunakan sesuai aturan. Jangan meninggalkan kompor atau alat listrik menyala tanpa pengawasan.
"Hindari membakar sampah sembarangan, terutama di dekat rumah, lahan kering, atau bahan mudah terbakar," sebutnya.
Baca Juga: Selama Seminggu Rumah Api Seyegan akan Diguyur Air Kapur, Ini Alasannya
Lanjutnya, matikan aliran listrik dan kompor saat meninggalkan rumah dalam waktu lama. Sediakan alat pemadam sederhana seperti pasir, air, atau APAR di rumah atau tempat usaha. Serta segera laporkan kepada petugas atau warga sekitar jika melihat tanda-tanda kebakaran.
"Warga bisa melaporkan ke nomor 112 bebas pulsa atau telepon/WhatsApp 02746462100 untuk penanganan kebakaran," pungkasnya. (cin)
Editor : Sevtia Eka Novarita